Jangan Tunggu sampai Sempurna

Transient

Selain sulit menghadapi resiko, mungkin salah satu hal yang menyebabkan orang belum menjadi Entreprenuer adalah karena dia ingin menghasilkan sesuatu yang harus sempurna. Sempurna menurut standardnya dia. Orang seperti ini biasanya disebut sebagai perfeksionis. Dia merasa malu atau takut jika menghasilkan karya yang menurutnya tidak bagus. Padahal, bagus atau tidak, itu hanyalah persepsi. Bagus atau tidak, itu juga tergantung zaman.

Sebagai contoh, coba kita lihat film pada jaman dulu. Kita bisa lihat kualitasnya kurang bagus, aktingnya biasa-biasa saja, juga cara membuat filmnya juga sepertinya tidak istimewa. Namun di masa lalu, film itu sudah luar biasa. Oleh karena itu, janganlah punya mindset hanya mau menampilkan hasil yang sempurna. Sempurna itu justru akan membuat kita frustasi. Berusahalah dengan maksimal, hasilkan karya sebisanya. Sekarang jika masih dianggap kurang baik, itu tidak menjadi masalah.