10 Cara Meningkatkan Presepsi Diri menuju Entrepreneur Sukses

Sumber foto: http://darmano.typepad.com/logic_emotion/images/2008/10/16/perception.jpg

Sumber foto: http://darmano.typepad.com/logic_emotion/images/2008/10/16/perception.jpg

Banyak Entrepreneur percaya bahwa dengan ide bisnis yang briliant menjadi jaminan akan kelancaran memulai usaha mereka. Namun ternyata banyak Investor yang berpendapat bahwa ide yang baik adalah omong kosong tanpa adanya aksi yang baik dari Entreprenuer. Oleh karena itu, cara mempromosikan diri Anda ke Investor harus lebih dipersiapkan dengan matang setelah cara mempromosikan ide bisnis Anda.

Dalam buku Dan Schawbel, "Promote Yourself: The New Rules For Career Success",berisi langkah-langkah untuk memaksimalkan presepsi diri Anda terhadap Investor, Pelanggan, Partner Kerja bahkan anggota sesama team kerja Anda. Berikut adalah beberapa panduan Schawbel yang merubah pemikirannya akan lingkungan kerjanya sehingga ia menyadari pentingnya mempromosikan diri.

  1. Sebuah Ide hanyalah sebuah awal. Gunakan ide bisnis untuk membantu meningkatkan relasi dengan Investor dan rekan bisnis. Membangun relasi merupakan salah satu kemampuan Anda untuk mempromosikan diri dan memulai langkah menuju jalan sukses Anda.
  2. Kejar skill yang belum anda punyai sekarang. Sebuah studi di US Amerika membuktikan bahwa softskill atau interpersonal skill menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan dibandingkan dengan hard skill atau skill teknikal. Entrepreneur harus mempunyai skill leadership dan kemampuan untuk bekerja secara team.
  3. Peroleh terus reputasi yang baik sebagai asset. Jabatan CEO mungkin bisa memuaskan ego Anda, namun dari lingkup kerja, yang lebih penting adalah bagaimana orang melihat Anda seterusnya bukan hanya dari reputasi yang telah Anda capai. Bagaimana mendapatkan kepercayaan dari orang sekitar Anda dan memberikan aura positif dalam lingkungan kerja. Apa yang Anda mampu lakukan kedepan lebih penting daripada apa yang telah Anda capai sebelumnya.
  4. Kepribadian Hidup Anda menjadi hal yang publik. Dengan internet, sosial media dan banyaknya media lain, membuat apa yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari mempengaruhi pendapat orang lain akan Anda. Atur dengan baik kehidupan Anda dan jangan merasa "cuek" dengan pendapat orang lain di social media. Bahkan hal yang kecil seperti dengan siapa Anda berteman dapat membantu usaha atau promosi branding Anda.
  5. Bangun Aura Positif di media baru. Social media dapat membantu membangun aura positif Anda. Dokumentasikan reputasi Anda secara online dan temukan orang-orang yang sejalan dengan visi Anda dari media baru tersebut.
  6. Perlakukan semua orang dengan baik tanpa melihat umur. Anda harus melihat kedepan saat usaha Anda berjalan sudah beberapa tahun. Anda harus dapat bekerjasama dengan semua orang dari generasi yang berbeda. Bagaimana mereka berkomunikasi dan cara pandang mereka yang berbeda harus dapat Anda tanggapi dengan baik.
  7. Koneksi terbanyaklah yang menang. Selain relasi dengan partner yang tidak kalah penting adalah update informasi Anda. Informasi harga pasar dan gejolak ekonomi yang sedang terjadi. Semakin Anda tidak mempunyai koneksi maka semakin tidak relevant usaha Anda.
  8. Hanya satu orang yang dapat merubah hidup Anda. Yang Anda butuhkan adalah satu Investor, satu pelanggan terbaik dan satu distributor terdekat. Bangun relasi yang baik dari mereka adalah cukup untuk merubah karir usaha Anda ke depan.
  9. Jam kerja tidak penting, proyek tercapailah yang penting. Jika ingin bisnis Anda bertumbuh, berhentilah melihat berapa lama jam kerja yang Anda lalui, lihatlah lebih kepada pencapaian hasil kerja. Pada akhirnya, kesuksesan adalah sebuah pencapaian bukan lamanya Anda bekerja.
  10. Usaha baru Anda selalu tergantung pada Anda. Hitung dengan rinci bisnis Anda dan alihkan kehidupan Anda. Carilah win-win solusi, jika Anda memulai dan belajar mempromosikan diri maka orang lain tidak akan meilhat keuntungan untuk bekerja dengan Anda.