Perlukah Kemampuan Spiritual dalam berbisnis?

Sebuah artikel  dari Forum Piazza saya ambil karena cukup menarik dan bermanfaat untuk karir Entrepreneur kita. Dikarang oleh UC Onliner Alexander Feng yang membahas  kaitan berbisnis dengan spiritual. Langsung saja kita simak artikelnya.

 

Hi Preneurs,

Saya mencoba membuat artikel hubungan antara berbisnis dan spiritual. Seberapa pentingnya spiritual dalam berbisnis. Mungkin disini ada yang lebih berpengalaman, kalau ada yang tidak berkenan silahkan di revisi...

Transient

Manusia adalah makhluk yang paling cerdas dan kompleks di muka bumi. Potensi kecerdasan itu secara umum dibagi menjadi IQ (Intelligence Quotients), EQ (Emotional Quotients), SQ (Spiritual Quotients) dan ESQ (Emotional and Spiritual Quotients).

Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa IQ adalah kemampuan manusia untuk menalar, merencanakan sesuatu, memecahkan masalah, belajar, berfikir dan sebagainya yang pada intinya adalah kecerdasan otak manusia. Sedangkan EQ adalah kemampuan manusia untuk mengendalikan emosi, memotivasi diri, ketekunan, bertahan dalam menghadapi frustasi dan lainnya.

Nah, SQ disini bukan berarti selalu berhubungan dengan agama, dia tidak bergantung pada budaya dan nilai. SQ adalah kecerdasan spiritual, kecerdasan dari dalam hati, kecerdasan yang membangun manusia secara utuh, menjadikan kita kreatif dalam menghadapi masalah pribadi dan mencoba melihat makna yang terkandung didalamnya.

Lalu, apakah SQ memiliki pengaruh dalam hal bisnis?

Menurut pendapat saya pribadi itu sangat penting, kenapa? kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa akan mendatang, bahkan 1 detik setelahnya pun kita tidak tahu apa yang terjadi... SQ menurut saya memiliki kemampuan bathin untuk memprediksi apa yang terjadi, dalam hal ini hati kecil kita yang berperan, kita akan mengetahui mana jalan yang benar dan mana yang salah. Insting kita akan membimbing kita menuju arah yang benar. Banyak hal didunia ini yang tidak dapat dilihat oleh manusia dengan mata ini, namun yang tidak terlihat itu dapat dilihat oleh hati kita.

Orang yang memiliki SQ tinggi dapat dilihat dari tutur bicara nya yang tenang, tidak menekan namun membuat orang segan, keputusannya bijaksana dan menarik orang untuk menghormatinya. Ini dapat terbukti dari bahwa orang kaya, penguasa bahkan sampai orang status terendah pun akan menghormati guru spiritualnya walaupun ia tidak memiliki apa-apa. Tentu pernah dengar kan siapa itu “Bunda Putri”? hehe... Bayangkan, apabila kemampuan itu dimiliki seorang entrepreneurs, maka tidak akan ada client, customer yang berkata “tidak” terhadap apa yang dia perbuat (dalam hal ini produk yang dihasilkan jg benar lho, bukan yang bermaksud menipu orang).

Bagaimana melatih SQ?

Mungkin memang sudah ada yang berbakat dari kecil ataupun turunan, namun SQ masih bisa dilatih oleh siapapun asalkan sabar. Meditasi adalah sesuatu hal dasar dan paling baik untuk melatih SQ. Meditasi yang benar akan mampu meningkatkan kemampuan kita dalam mengembangkan SQ, sama halnya dengan yoga, reiki, dan lainnya. Meditasi yang baik adalah melepaskan apa yang terjadi di dunia fana, ingat! melepaskan bukan berarti mengosongkan pikiran ya :D ntar kerasukan lagi..haha.. Pada intinya, adalah pendekatan terhadap yang Maha Kuasa yg dpt dilakukan melalui caranya masing- masing.

Selama berabad-abad yang lalu Negara China terkenal dengan perhitungannya yang merubah pandangan manusia dalam dunia spiritual. Takdir tidak bisa diubah namun nasib masih bisa diperbaiki, maka terciptalah ilmu- ilmu metafisika seperti Feng Shui, Hong Shui, Lo Shu, 10 batang langit dan 12 cabang bumi, dan sebagainya. Di negara Barat kita mengenal adanya Tarot dan di Negara kita adanya weton, hitungan hari dan lainnya.

Untuk ESQ adalah penggabungan antara EQ dan SQ yaitu hubungan antara horizontal (manusia dgn manusia) dan vertikal (manusia dgn Tuhan). Disini ESQ juga dapat membantu kita lebih percaya diri dalam melakukan tindakan.