Bisnis Merugi Harus Diakhiri atau Diteruskan?

Bagaimana mengetahui bisnis Anda sebaiknya diakhiri atau diteruskan.
 
Ada ungkapan, "orang bijak tahu kapan waktunya untuk berhenti." Jika kita punya usaha dan tidak lagi menguntungkan, bahkan menggerogoti finansial kita, apakah usaha ini akan diteruskan atau tidak? Ini tergantung dari sejauh mana kesiapan entrepreneur tersebut untuk rugi. Istilahnya adalah "affordable loss". Kalau misalnya kerugiannya sudah tidak bisa ditanggung, maka sebaiknya dilepas. Dilepas ini bisa dalam artian ditutup, tapi bisa juga dioperkan ke pihak lain (merger atau akuisisi).

Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita masuk dalam posisi terperangkap. Ini ibarat orang menunggu di antrian praktek dokter. Kita disuruh menunggu setengah jam, tapi dokter belum datang (anggap saja penyakit kita bukan penyakit parah). Lalu kita tunggu lima belas menit lagi. Bahkan sehingga sampai satu jam ditunggu juga belum datang. Pertanyaannya, kapan saya harus memutuskan untuk pulang dan pergi ke dokter lain? Seringkali karena kita merasa sudah lama menunggu, sudah banyak investasi waktu yang kita keluarkan, maka kita menunggu sampai lama. Ini namanya kita terperangkap (entrapment). Kita mesti punya batas di mana kita tahu bahwa ini saatnya membuat keputusan. Dalam bisnis juga sama, kita jangan sampai terperangkap bahwa sudah banyak investasi yang dilakukan sehingga sayang kalau harus dihentikan. Kita harus bisa mengkalkulasi resiko sehingga kita tahu apakah kita harus terus atau berhenti.

Salam entrepreneur!