Brand Image untuk Usaha Baru

Transient

Menurut American Marketing Association Dictionary, Brand atau Merek dalam bahasa Indonesia adalah "nama, istilah, desain, simbol, atau fitur lainnya yang mengidentifikasi produk dari seorang penjual berbeda dari penjual-penjual lainnya"

Brand sangat penting untuk membuat pelanggan ingat akan produk kita. Bagaimana jika kita membangun sebuah usaha tanpa adanya sebuah Brand? Tentunya produk kita tidak akan terkenal dan kemungkinan besar pelanggan akan memilih produk dari penjual lain yang telah memiliki brand tersendiri. Brand akan menjadi terkenal jika ada di mana-mana. Misalnya, taxi yang ada di tiap-tiap kota besar, namanya lebih diingat ketimbang taxi yang hanya ada di satu kota tertentu. Namun brand harus memiliki kekuatan yang didukung oleh kualitas dan harga yang sesuai dengan target pasarnya, kekuatan inilah yang menjadi Brand Image kita.

Philip Kotler, seorang Marketing Management, mendefinisikan Brand Image sebagai seperangkat keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap suatu merek. Karena itu sikap dan tindakan konsumen terhadap suatu merek sangat ditentukan oleh citra merek tersebut. Meskipun kita telah memiliki brand, belum menjadi jaminan bahwa pelanggan akan membeli produk kita.

Dalam memulai sebuah bisnis baru, jika kita mempunyai keyakinan bahwa produk kita memiliki keunggulan lebih maka kita harus dapat menyampaikan keunggulan itu dalam Brand Image kita. Keunggulan inilah yang harus kita jaga dan terus di inovasikan agar pelanggan selalu memiliki kesan yang baik akan produk kita.

Membangun brand image tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Bangunlan kesan dari produk anda sedini mungkin. Dengan demikian setelah usaha kita makin besar dan kita telah memiliki Brand Image yang kuat, usaha kita tidak akan tersaingi oleh perusahaan lain yang meniru produk kita.