10 Cara Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

Transient

Prinsip dasar bersosialisasi adalah bagaimana orang bisa mengenal Anda dan menyukai Anda. Apapun bidang pekerjaan Anda sosialisasi tetap harus dilakukan sebagai bagian dari interaksi dengan orang lain. Tak ada seorang pun yang menyukai rekan kerja yang terlalu sibuk bersosialisasi hingga dijuluki public enemy. Adapun 10 cara untuk meningkatkannya adalah sebagai berikut;

  1. Berbicara dengan jelas
    Kemampuan berkomunikasi akan berdampak pada bagaimana orang-orang memperlakukan Anda. Mereka yang periang biasanya banyak teman karena ia tahu bagaimana membangun pembicaraan.

  2. Punya sesuatu untuk dikatakan
    Jangan berpikir bahwa hanya dengan Anda berbicara orang lain pasti mendengarkan. Pastikan komentar Anda mempunyai 'isi'.

  3. Penuh Pengertian
    Setiap orang mempunyai latar belakang yang berbeda. Jadi, pembicaraan awal biasanya tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai orang lain. Anda bisa saja tidak setuju dengan reka kerja namun masih bisa bekerja sama secara produktif

  4. Pengaruhi orang lain
    Dengan pendapat dan opini yang bermutu, Anda telah memberikan 'warna' dalam bersosialisasi. Hal ini akan mempengaruhi orang lain dan mereka akan menyukai Anda.

  5. Selesaikan setiap masalah
    Konflik tidak selalu jelek. Setiap argumentasi bisa dijadikan bahan untuk solusi. Kalau Anda bisa, lakukanlah.

  6. Tetap berkepala dingin
    Pepatah "Hati boleh panas, kepala harus tetap dingin" sudah sering kita dengar. Jadi, kalau Anda melihat ada orang yang memang senang cari gara-gara, mendingan jauhi saja dia.

  7. Jangan takut untuk berubah
    Ada orang yang begitu keras kepala sampai ia tak mau berubah meskipun perubahan itu baik.

  8. Tidak ada "saya" dalam tim
    Banyak orang gemar membawa egonya dalam suatu teamwork. Jangan pernah lupa untuk memuji pekerjaan orang lain, mereka akan melakukan hal yang sama.

  9. Berdirilah di tengah-tengah
    Memang sulit, apalagi jika Anda terlibat langsung. Tapi, paling tidak Anda punya pendapat yang jernih bila ada suatu konflik. Cobalah ambil jarak dulu, supaya Anda bisa menganalisis sesuatu dengan akurat.

  10. Miliki rencana
    Seperti apa pun dalam kehidupan, persiapkan diri Anda ketika akan bersosialisasi. Biarpun Anda spontan dan pandai berbasa-basi, Anda harus punya patokan dalam proses berpikir ketika melakukan percakapan.