Inovasi Tiada Henti Kripik Buah Kressh

Kressh_Aneka_Keripik_Buah.jpg

Pada awalnya mengolah buah dan sayur menjadi kripik dianggap mustahil bagi banyak  orang.  Akan  tetapi,  hal  itu  ternyata  mampu  dilakukan  oleh  Kristiawan, pelopor bisnis kripik buah kressh yang berasal dari Malang ini. Di tangannya, bukan hanya buah apel yang bias dijadikan keripik, tapi juga buah melon, semangka, salak, durian, bahkan sayur.  Malang,  kota  yang  terkenal  sebagai  penghasil  buah  dan sayuran, benar benar tidak dipandang sebelah mata oleh Kristiawan.

Tekad mewujudkan keinginannya itu makin terbuka lebar saat ia bergabung di pabrik  pengolahan  kripik  buah  apel  setahun  setelah  menamatkan  studinya  di Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya. Dari sini, ia belajar proses pengolahan dengan peralatan yang ada di pabrik, memanfaatkan sisa bahan yang tidak terpakai sebagai percobaan. Sisa sisa buah apel yang masih layak itu dibawa pulang untuk diolah lagi, di antaranya jenang dan manisan. Upayanya membuahkan hasil. Di tahun 2000, dengan bermodalkan tabungan sendiri sebesar 5 juta rupiah, ia mulai merancang pengoah kripik sendiri. Namun pada saat itu kripik buah buatannya hanya  kripik  apel  saja  dan  belum  memiliki  merek.  Saat  itu  hanya  dijual  dari distributor saja dan mulut ke mulut. Karena tingginya permintaan, sekitar tahun 2004 ia memutuskan ikut memproduksi kripik buah sendiri. Untuk bahan baku, Kristiawan menggandeng sejumlah pengepul buah dan sayur di Malang, Semarang, Banyuwangi, Yogyakarta, Blitar, hingga Probolinggo. Setiap tahun, ia mencoba berinovasi dengan memanfaatkan buah lain seperti semangka, melon, salak, bahkan sayur mayur seperti jamur, wortel dan lainnya. Pada tahun 2006, ia memberi merek So Kressh pada kripik buah buatannya, yang sekarang berganti nama menjadi Kressh. Saat ini Kressh berdiri sebagai UKM yang memilik 60 orang karyawan. Sekarang Kristiawan telah memiliki empat mesin dengan kapasitas produksi mencapai 60 kg kripik per hari. Produknya telah dipasarkan di toko-toko camilan dan pameran yang ada di kota kota besar seperti Jakarta & Surabaya.

Kini, dibawah merek Kressh ia telah menghasilkan sekitar 16 jenis kripik buah dan sayuran yang teah dipasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia, bahkan telah dipastikan adanya rencana ekspor ke Singapura, Thailand & Malaysia. Untuk produk baru dari Kressh, ia berencana menciptakan permen coklat isi buah.