[Exclusive Interview] Yovita Lesmana - Mulailah dari Hal Kecil agar Akar Anda Kuat

UC Onliner, banyak inspirasi yang dapat kita temukan dari perjalanan hidup orang-orang sukses di sekitar kita. Seperti inspirasi berikut yang datang dari seorang motivator dan personality trainer muda, Yovita Lesmana. Berawal dari mimpinya untuk dapat menginspirasi lebih banyak anak muda menjadi pengusaha, Yovita mengawali karirnya sebagai motivator sebelum lulus kuliah. Meskipun dirinya tidak terlalu menonjol dalam bidang organisasi dan akademik, namun Yovita berusaha untuk membuktikan bahwa ia bisa sukses di bidang yang lain.

Hal yang melatarbelakangi keinginan Yovita untuk menjadi entrepreneur yang mampu menciptakan pekerjaan adalah nasihat dari sang Ayah untuk selalu membagikan apa yang dia punya. Awalnya, dia memulai usaha menjadi seorang motivator di bidang kepribadian, namun sekarang sudah berkembang menjadi konsultan untuk perusahaan. Pada tahun 2007, ia mengembangkan perusahaan yang awalnya hanya bergerak di bidang edukasi, tetapi saat ini sudah merambah menjadi 5 divisi yaitu Academic, Company Corporate, Government, Social, dan Entrepreneurship, serta memiliki 7 cabang di Indonesia.

Passion Yovita adalah berbagi. Sejak kecil, ia sudah ditanamkan mindset oleh orang tuanya  untuk selalu berbagi dengan sesama. Menurut Yovita, berbagi tidak hanya bisa diwujudkan dengan materi, namun juga dengan menjadi pendengar yang baik, menghargai setiap orang di sekitar kita, serta dengan menciptakan perkerjaan bagi banyak orang. Dari keinginan untuk berbagi itulah, ia bisa menjadikan hobi tersebut menjadi uang (from hobby to money). Nilai-nilai yang ia terapkan dalam berwirausaha diantaranya adalah selalu berkomitmen dengan waktu dan menghargai setiap orang. “Sebagai seorang pengusaha, kita harus dapat membagi waktu yaitu waktu antara Tuhan, teman, dan keluarga. Selain itu, kita juga bisa belajar dari semua orang. Karena kita tidak hanya bisa belajar dari orang yang hebat, namun juga dari orang-orang kecil di sekitar kita.” tutur mantan Putri Indonesia 2010 ini.

7.jpg

Yovita Lesmana pun menjelaskan bahwa berwirausaha tidak menunggu kita kaya. Dengan mimpi ketika kita mau, kita dapat menjadi seorang pengusaha sukses sesuai kemampuan kita. Caranya yaitu dengan terus mengusahakan mimpi, mengejar peluang, mengubah peluang menjadi kesempatan. Kesempatan itulah yang akan berbuah kesuksesan.

Seperti pengalaman entrepreneur lainnya, Yovita pun pernah menghadapi waktu-waktu yang sulit. Awal ketika dia memperluas bisnisnya ke dalam lingkup Company, ia mendapat banyak cemoohan dari teman-temannya. Namun hal tersebut tidak membuat dia down. Sama ketika para pengusaha muda ingin memperkenalkan brand ke pasar dan belum-belum sudah ber-negative thinking bahwa produknya tidak laku. Justru pikiran itulah yang akan berubah menjadi realita. Menurutnya, kompetitor terbesar adalah diri kita sendiri. Pikiran dari dalam diri yang mengatakan bahwa kita tidak bisa sukses. Ketika kita tidak bisa mengembangkan diri dan merasa sudah puas dengan apa yang kita capai, maka saat itulah kita habis dan gagal. Untuk menghadapi hal sulit, kita harus bisa bersahabat dengan diri sendiri, tahu bagaimana cara mengatasi pujian dan kritik, menutup kekurangan yang kita miliki dengan kelebihan, serta dapat membuka mata, hati, dan telinga untuk menangkap peluang yang ada.

Sampai saat ini, Yovita Lesmana rajin membagikan pikiran dan inspirasinya melalui media TV, social media, dan video di instagram. Keinginan terbesarnya adalah untuk mendirikan sebuah rumah singgah dimana orang Indonesia dapat berinteraksi dengan intens dan saling berbagi untuk menumbuhkan bisnis mereka sampai sukses. Terakhir, pesan Yovita untuk para entrepreneur muda, “Tidak ada yang tidak bisa, tidak ada yang tidak mungkin, ketika kita mau. Mulailah dari hal kecil agar akar kita kuat. Fokus dengan apa yang ingin kita capai. Lewati tahapan satu demi satu. Perkuat semua pintu. Tutup semua lubang yang akan menghambat kita. Maka, kesuksesan itu akan bisa kita raih.”.

Salam Entrepreneur.