Entrepreneur tingkat Asia Pasifik Wajib Kenal Kartu ABTC

Asia – Pacific Economy Cooperation (APEC) atau Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik pertama kali berdiri pada tahun 1989 di Canberra, Australia. Latar belakang berdirinya APEC dikarenakan adanya kebutuhan pembangunan ekonomi regional akibat era globalisasi sistem berdagangan, dan berbagai perubahan dalam bidang politik dan ekonomi. Kemajuan teknologi di bidang transportasi dan telekomunikasi juga menjadi peran utama dalam kemajuan perdagangan di seluruh dunia. Kemajuan itulah yang menyebabkan banyak terjadinya kerjasama ekonomi antar negara.

APEC memiliki 21 anggota yang disebut sebagai “Member Ekonomi”. Tujuan APEC didirikan adalah untuk meningkatkan pertumbuhan eknomi dan kemakmuran wilayah di Asia Pasifik. Selain itu, APEC juga ingin dapat meningkatkan ekspor yang lebih mudah untuk para investor dari luar negri juga menciptakan ekonomi yang lebih efisien. Visi utama APEC adalah apa yang disebut sebagai ‘Tujuan Bogor’ yang bebas dan terbuka perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik pada tahun 2010 untuk ekonomi industri hingga 2020 untuk mengembangkan ekonomi. Ide itu terbentuk saat tahun 1994, ketika para pemimpin mengadakan pertemuan di Bogor, Indonesia. Dengan adanya perdagangan yang bebas dan terbuka dapat membantu perdagang dan investor dari luar untuk tumbuh lebih cepat dan dapat menciptkan lapangan kerja.

abtc.png

Sejak tahun 2011, APEC telah meluncurkan Kartu perjalanan APEC atau yang disebut APEC Business Travel Card (ABTC) yang dibuat untuk mempermudah para pebisnis dengan mobilitas tinggi di kawasan Asia Pasifik dalam proses keimigrasian layaknya pengganti visa.

Keuntungan dengan memiliki ABTC adalah para pengguna mendapatkan kemudahan dalam proses imigrasi. Di bandara 18 negara anggota APEC sudah terdapat jalur khusus/ counter imigrasi bertuliskan “pemegang KPP APEC/ABTC” bagi pemegang kartu. Jadi, mereka hanya perlu menunjukkan kartu keanggotaannya dan paspor saat melintas. Selain itu, para pengguna juga dapat mendapatkan fasilitas untuk tinggal lebih lama di negara anggota APEC/ABTC yaitu antara 59 sampai 90 hari, tanpa harus memiliki visa (fasilitas lama tinggal di negara anggota APEC berbeda–beda, tergantung negara masing–masing).  

Untuk Anda yang ingin mengajukan kartu ABTC untuk yang baru dan penggantian, antara lain:

  1. Mengisi formulir pendaftaran
  2. Surat permohonan dari perusahaan atau instansi
  3. Surat rekomendasi dari asosiasi pengusaha/ profesi
  4. Surat keterangan dari Bank yang menyatakan bahwa pemohon memiliki rekening bank dengan saldo terakhir minimal Rp 500.000.000 (asli)
  5. Fotokopi Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (Paspor) yang masih berlaku sekurang – kurangnya 2 tahun sejak berkas diserahkan kepada petugas
  6. Bukti pernah melakukan perjalanan bisnis ke luar negri minimal 6 bulan terakhir
  7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
  8. Fotokopi KTP
  9. Pas foto terbaru ukuran 3x4 berwarna 2 lembar
  10. Membayar biaya keimigrasian sebesar Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah) sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor. 38 Tahun 2009 Tentang Jenis dan Tarif PNBP
  11. Melampirkan tanda tangan dengan menggunakan spidol besar khusus whiteboard untuk di upload ke sistem

 

Permohonan dan informasi lebih lanjut dapat diajukan ke:

Pelayanan KPP APEC/ABTC Subdit. Dokumen Keimigrasian dan Kartu Elektronik

Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian

Jl. H. R. Rasuna Said Kav 8 – 9

Jakarta Selatan 12940

Website: http://www.imigrasi.go.id

Email: abtc@imigrasi.go.id