Antara Bisnis, Cinta, dan Emosi, Manakah yang Lebih Penting ?

Transient

Pada dasarnya kecerdasan emosional pada seseorang adalah alat paling kuat menuju kesuksesan. Hal ini tidak hanya berlaku pada hubungan cinta seseorang, namun pada bisnis juga ! Faktanya untuk mencapai kesuksesan Anda perlu menerapkan ketiganya. Tidak ada yang lebih penting diantara “Bisnis”, “Cinta”, ataupun “Emosi”, semua adalah satu kesatuan yang perlu Anda miliki untuk mencapai kesuksesan. Berikut adalah bagaimana orang sukses menerapkan ketiga kata tersebut :

1. Ikuti Tindakan ! Bukan Sekedar Kata
Saat Anda merekrut seseorang, jangan terlalu banyak berfokus pada pelatihan atau seminar untuk meningkatkan penjualan. Lebih baik anda membuat track record, apakah mereka telah memenuhi target ? membuat panggilan ? berhasil menjual produk ? atau apa saja yang telah dilakukan ? Dalam bisnis, kata-kata tidak berlaku disini.

2. Periksa Diri Anda Sendiri
Kita semua tahu bahwa semua orang adalah emosional, dan terkadang permasalahan kecil bisa jadi menjadi besar jika kita tidak berhati-hati. Seseorang yang mampu mengendalikan emosi, tahu kapan ia harus berhenti sebelum berbicara. Coba periksa sekitar Anda, adakah orang lain yang mencoba menganggu meeting Anda ? Daripada  menghabiskan banyak waktu dan energi untuk marah, pakailah energi itu untuk bersabar. Tidak semua permasalahan berasal dari Anda, bisa saja dari pengaruh orang lain. Mungkin saja rekan Anda sedang memiliki masalah pribadi di rumah atau sedang lelah menghadapi bossnya yang terus  berbicara tentang prestasinya yang kurang memuaskan.
Bisnis pada dasarnya sama dengan sebuah relasi percintaan. Semua orang memiliki hari buruk, dan kebiasaan mereka masing-masing. Bukan berarti jika Anda gagal berkencan dengannya, Anda beranggapan ia tidak tertarik dengan Anda. Bahkan Anda memutuskan tidak ingin bertemu lagi dengannya. Buatlah hari buruk itu sebagai pelajaran agar bisa lebih maju lagi.

3. Tetaplah Memikirkan Tujuan Anda
Setiap orang yang telah sukses, selalu melihat lukisan besar. Di lukisan itu ada tujuan Anda pada puncak gambar dan jalan dengan gundukan kecil di bawahnya. Saat berfokus pada tujuan, itu akan membuat kita lebih mudah menyelesaikan negosiasi dengan klien yang sulit maupun membuat keputusan win-win solution. Tetaplah berfokus pada tujuan, gunakan energi Anda untuk berfokus apa yang lebih penting daripada memikirkan segala hal yang sepele.
Hal ini berlaku pada hubungan kita. Jika seorang suami telah membuat komitmen untuk membahagiakan istrinya, maka hal kecil seperti lupa menutup pasta gigi bukanlah masalah besar. Bahkan tanpa disadari menyelesaikan masalah yang lebih besar seperti membesarkan anak atau bernegosiasi akan terasa lebih mudah saat Anda fokus pada tujuan.

4. Bersihkan Racun yang Ada.
Bisnis yang baik memiliki energi yang baik, dan orang yang memiliki pikiran negative akan menghancurkan organisasi anda. Setiap entrepreneurs yang sukses tahu bahwa ada cukup banyak orang dengan pemikiran positive daripada menghabiskan energi untuk mengatur racun ini. Bahkan terkadang orang dengan performa tinggi pun bisa terpengaruh untuk memanipulasi data karena racun ini. Pada dasarnya orang yang memiliki kepintaran emosional yang tinggi hanya memiliki sejengkal toleransi untuk orang dengan kebiasaan buruk. Sadarlah bahwa masih banyak orang yang lebih baik di luar sana.

5. Tetaplah Untuk Terhubung
Bukan berarti saat jembatan penghubung hancur, Anda harus menghilangkan jembatannya. Bahkan saat sebuah kesepakatan berantakan, orang dengan kecerdasan emosional selalu berupaya untuk mengambil jalan tengah dan tetap terhubung dengan yang lain. Ingatlah, bahwa Anda tidak tahu kapan Anda akan membutuhkan orang itu di lain waktu.
Bukan berarti saat hubungan tidak berlangsung baik dalam hidup, orang itu adalah musuh Anda! Nikmatilah setiap pengalaman untuk membuat jembatan yang lebih kokoh diantara yang lain.

Sumber: http://www.entrepreneur.com/article/233040