Bisnis dan Keluarga : Harus Jelas Anda Bedakan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa di zaman yang semakin sulit ini membuat setiap orang dituntut untuk bekerja. Namun sadarkah UC Onliners antara keluarga dan karyawan, maupun keluarga dan bussinesman adalah dua hal yang berbeda ? Berikut adalah fakta di lapangan yang seringkali terjadi namun banyak orang belum menyadarinya:

1. Anak Bukanlah Karyawan Anda !
Ada sebuah kalimat yang dikutip dari anak kedua dari pendiri yayasan group ciputra yang menjadi pengelola 7 sekolah dan 1 universitas di Surabaya, Junita ciputra “ andai saya bisa memutar balik waktu, saya akan kembali ke masa dimana anak saya seblum 13 tahun”. Di salah satu presentasinya di depan mahasiswa UC Junita bercerita bahwa mendidik anak tidaklah sama seperti mendidik karyawan kita. Ia berkata bahwa seorang anak harus dituntung dengan kasih sayang dan penuh bimbingan tidak seperti seorang karwayan dan dituntut untuk bekerja sempura di setiap tugasnya. Junita juga berkata bahwa kebanyakan CEO dan orang yang memiliki kedudukan tinggi seringkali tidak menyadari akan hal ini. Seorang anak membentuk jati dirinya sejak usia 0 hingga umur 13 tahun, setelah itu anak dengan sendirinya akan memiliki jati dirinya yang dibentuk dari orang tuanya. Membimbing seorang karyawan harus lebih disiplin sedangkan membimbing anak haruslah lebih dituntun.

2. Keluarga Dekat dan Teman adalah Musuh Terberat Dalam Bisnis !
Mungkin tidak semua UC Onliners akan setuju dengan kalimat diatas. Kenyataanya adalah disalah satu perusahaan konsultan di Amerika berkata, bahwa mereka setiap minggunya menerima keluhan dari clien mereka tentang kehilangan uang yang diinvestasikan ke teman, keluarga ataupun tetangga yang mereka percayai. Ini membuktikan bahwa banyak sekali kasus terjadi dimana keluarga dekat memberikan garansi uang dengan return yang tinggi. Namun semua itu tidak selalu legal dan sah diatas hukum. Selain itu akan sulit menegur keluarga dekat jika mereka berbuat kesalahan dalam menjalani bisnis. Selalu ada perasaan ragu ketika mereka menegur keluarga saat berbuat kesalahan. Hal ini akan berbeda dengan karyawan anda. Tentu sahabat UC Onliners tidak akan ragu untuk menegur jika mereka berbuat kesalahan dan segera memperbaikinya.

3. Prioritaskan Kebutuhan Terpenting dalam Hidup Anda !
Buatlah sebuah list tentang jadwal kerja dan keluarga. Hal ini akan membantu anda menyeimbangkan kebutuhan keluarga dan pekerjaan. Uang bukanlah akar penyelesaian dari setiap masalah. Kebanyakan bagi orang yang sibuk akan sulit meluangkan waktu antara keluarga dan pekerjaan. Mereka akan lebih memprioritaskan pekerjaan atas dasar uang akan memberi kebahagiaan. Setiap anak perlu perhatian dari orang tuanya, dan memberikan uang bukanlah solusi dari masalah itu. Meluangkan waktu dengan pergi ke teather bersama keluarga akan membentuk hubungan yang erat daripada hanya sekedar memberikan uang. Selain itu dengan membentuk hubungan yang baik dengan keluarga akan membangun suasana mendukung demi terciptanya kinerja yang lebih baik.

Jika ditanya kembali ke dalam diri UC Onliners apakah mimpi anda sebenarnya ? apakah itu rumah mewah ? membahagiakan orang tua ? Membahagiakan istri ? Cobalah ambil 10 menit untuk berpikir dan merenung tentang tujuan sebenarnya anda bekerja. Banyak sekali orang yang bekerja dengan alasan ingin membahagiakan orang tua ataupun istri. Namun pada kenyataanya seringkali lupa dengan memarahi istri atau anak karena tugas pekerjaan yang berat. Pisahkan antara bisnis anda dan keluarga. Masalah bisnis janganlah dibawa kedalam keluarga begitu juga sebaliknya. Jika anda bisa membagi masalah ini, tentu performa dalam kerja juga akan semakin meningkat. Ini dikarenakan UC Onliners bisa fokus dengan arah dan tujuan utama anda.