Biografi Singkat Jusuf Kalla

Jusuf-Kalla.jpg

Mendekati pemilu di bulan Juni mendatang, alangkah baiknya kita lebih mengenal kandidat siapa saja yang akan menjadi pilihan kita. Kali ini UCEO akan membahas tentang profil dari Muhammad Jusuf Kalla. Beliau merupakan anak kedua dari 17 bersaudara dari Haji Kalla dan Athirah yang lahir di Watampone, Sulawesi Utara. Beliau menempuh pendidikan di Universitas Hassanudin Makasar pada tahun 1967 dan melanjutkan studinya di The European Institude of Bussines Administration Fountainebleu Prancis pada tahun 1977. Jusuf Kalla menikah dengan Hj. Mufidah Jusuf dan dikaruniai lima orang anak yang empat diantaranya perempuan, serta sembilan orang cucu. Saat muda, beliau dikenal banyak mengikuti atau berperan aktif dalam beberapa organisasi kepemudaan, beberapa organisasi tersebut antara lain :

  1. Pelajar Islam Indonesia (PII)
  2. Ketua HMI
  3. Ketua Presidensium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI)
  4. Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah
  5. Ketua Ikatan Keluarga Alumni di Univesitas Hassanudin.

Nama Kalla sendiri baru terkenal saat beliau menjabat sebagai CEO di perusahaan NV Hadji Kalla. Beiau dikenal berhasil mengembangkan usahanya yang asalnya hanya sekedar ekspor impor menjadi perusahaan yang mampu memproduksi kelapa sawit sendiri. Hingga sekarang telah meluas ke sektor perindustrian lain seperti perhotelan, perkapalan, konstruksi, real estate, peternakan udang, hingga ke telekomunikasi. Karir Beliau begitu melangit dengan segudang penghargaan yang didapatnya, antara lain :

  1. Doktor Honoris Causa dari Universitas Hasanuddin, Makassar
  2. Doktor HC dibidang perdamaian dari Universitas Syah Kuala Aceh pada 12 September 2011
  3. Doktor HC dibidang pemikiran ekonomi dan bisnis dari Universitas Brawijaya Malang pada 8 Oktober 2011
  4. Doktor HC dibidang kepemimpinan dari Universitas Indonesia pada 9 Februari 2013
  5. Penghargaan BudAi (Budaya Akademik Islami) dari Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  6. Penghargaan Tokoh Perdamaian dalam Forum Pemuda Dunia untuk Perdamaian di Maluku, Ambon, 2011
  7. Penghargaan Dwidjosowojo Award dari Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera
  8. The Most Inspiring Person

Awal mula karir beliau di bidang politik saat pada tahun 1965. Kalla terpilih menjadi ketua pemuda sekber golkar Sulawesi Selatan, Jusuf kalla berhasil menyelesaikan tugas akhirnya dan terpilih menjadi anggota DPRD Sulawesi Selatan pada tahun 1965 hingga 1968. Karir Jusuf Kalla berlanjut menjadi anggota MPR pada tahun 1982 hingga 1987. Setelah itu berlanjut lagi terpilih menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 1999 hingga 2000 (Selama dalam pemerintahan Presiden Abdulrrahman Wahid) selama 6 bulan. Namun diberhentikan dengan alasan melakukan KKN. Setelah karirnya yang melejit itu Jusuf Kalla terpilih menjadi menteri Kesejahteraan Rakyat Indonesia (Menko Kesra) pada putaran president RI yang ke-5 oleh Megawati Soekarnoputri. Setelah sekian lama menjabat menjadi menteri akhirnya beliau membulatkan diri untuk mencalonkan diri sebagai wakil president Susilo Bambang Yudhoyono dan mundur dari susunan Menko Kesra saat itu. Ternyata niatan Jusuf Kalla memang tidak salah. Pada pemilihan presiden ke-6 beliau terpilih menjadi wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono. Keduanya terpilih dari hasil pemilihan rakyat bersama pada tahun 2004.

Setelah putaran presiden ke-6, jabatan Jusuf Kalla bergeser dan beliau memilih menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) hingga saat ini, sekaligus menjabat menjadi pengurus pusat dewan masjid Indonesia tahun 2013 hingga 2017.  Pada 19 Mei 2014, Jusuf Kalla secara resmi dicalonkan sebagai cawapres mendampingi Jokowi dalam deklarasi pasangan Jokowi-JK, di Gedung Joang '45, Jakarta Pusat. 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Jusuf_Kalla http://jusufkalla.info/ http://www.pemilu.com/profil/jusuf-kalla/ http://uniqpost.com/profil/muhammad-jusuf-kalla/ http://profil.merdeka.com/indonesia/m/muhammad-jusuf-kalla/