Inspirasi Startup - Bisnis Kuliner Torjos

Wawancara Pak Andika Purwantoro, CEO Torjos

Wawancara Pak Andika Purwantoro, CEO Torjos

Halo UC Onliner, dalam kesempatan kali ini UCEO akan membahas tentang inspirasi dalam awal mula bisnis. Disini UCEO mendapatkan kesempatan mewawancarai seorang entrepreneur muda yang bisa menjadi inspirasi bagi kita dalam memulai suatu usaha bisnis yang baru berdiri. Beliau adalah Andika Purwantoro, CEO dari TORJOS.

TORJOS adalah sebuah bisnis yang begerak di bidang kuliner. Mengelolah daging ayam dan sapi dengan kualitas yang bermutu baik menjadi sebuah menu steak pedas dengan citarasa dan harga yang terjangkau. Kapan ya awalnya TORJOS ini berkembang? Ini dia cerita-nya, TORJOS berkembang pada awal 1 Juli 2014 dan dalam waktu 3 bulan telah berkembang hingga beliau membuka 4 cabang.

Kisah beliau berawal ketika beliau masih menjadi seorang karyawan pada salah satu perusahaan dan mulai merasakan ketertarikan untuk memulai usahanya sendiri. Rencana untuk membuat usaha kuliner ini sudah diimpikan sejak tahun 2013, namun beliau masih kurang yakin untuk segera memulai. Pak Andika bertemu dengan seorang teman yang memberitahukan bahwa ada kuliah gratis dari Universitas Ciputra Enterprenuer Online (UCEO), lalu kemudian beliau mencoba mendownload dan mempelajari materi-materi yang di berikan dari UCEO. Tak di sangka Pak Andika ternyata terinspirasi dengan materi pembelajaran Pak Dahlan Iskan yang berceritakan tentang tukang permen dimana ternyata menjadi seorang Enterprenuer itu perlu mengetahui kondisi dalam beradaptasi serta mampu melihat peluang dan siap menangggung resiko. Dari materi T100 di UCEO, Pak Andika juga belajar bahwa perencanaan itu penting namun tidak perlu menunggu sampai sempurna untuk membuka sebuah usaha. Pada bulan Febuari Pak Andika resign/ keluar perusahaan tempat dia bekerja dan fokus mendirikan TORJOS.

Pak Andika mampu membuka usaha TORJOS ini dimana produk utamanya adalah daigng sapi dan daging ayam yang disajikan dalam kemasan dibungkus. Semua itu beliau mulai dengan hati yang goyah dan perasaan malu jika tidak berhasil namun dengan semakin banyak belajar dan banyaknya rekan yang bermunculan ketika bisnisnya berjalan, keyakinan Pak Andika semakin dikuatkan dan kini usahanya bergerak semakin besar lebih dari yang beliau sendiri harapkan. Pak Andika juga sangat terinspirasi dengan Pak Dahlan Iskan. Karena inspirasi dari kata-kata Pak Dahlan inilah yang membuat ia berani mengambil kesungguhan sebanyak 24 karat sehingga bisa seperti saat ini.

Berdasarkan dari cerita tersebut, UCEO ingin menyampaikan bahwa dalam memulai suatu usaha jangan pernah berpikir bahwa usaha yang akan kita jalankan itu pasti tidak akan berjalan dengan lancar. Memang benar ketika menjalankan suatu usaha tidak mungkin sepenuhnya akan berjalan dengan mulus, namun disini lah kita sebagai orang yang mau menjalankan suatu bisnis untuk mau belajar juga dengan mencoba saling beradaptasi, melihat peluang, serta belajar untuk menyusun strategi dalam berbisnis.

Seperti halnya Pak Andika dia memiliki tekad dan kemauan yang tinggi sehingga ia bisa mewujudkan apa yang menjadi usahanya saat ini. Membangun sebuah bisnis memang tidaklah mudah, namun jika kita memiliki tekad dan kemamuan serta passion maka bisnis apa pun yang kita jalani pasti kita akan menjalani-nya dengan senang hati. Cobalah membuat aksi dan terus mencari dengan mencari hal-hal yang mungkin bisa menginspirasi dalam membuka bisnis baru. Mungkin itu bisa menjadi suatu motivasi bagi kita atau bahkan mungkin bisa menjadi panduan kita dalam memulai suatu bisnis baru.  Pak Andika juga mengatakan bahwa seorang enterpernuer juga berkembang seiring dengan percepatan dalam beradaptasi, oleh karena itu kita harus mampu beradaptasi dengan lingkungan dan berusaha untuk memunculkan inovasi-inovasi baru serta mencoba untuk bersaing secara sehat.

Video Wawancara

Uploaded by UC Entrepreneurship Online