Sukses karena Bisa Dipercaya

Seperti yang kita tahu, jumlah entrepreneur di Indonesia masih sangat sedikit. Kebanyakan orang yang memiliki potensi untuk membuka usaha selalu memiliki alasan kalau dia tidak memiliki modal, bingung ingin membuka usaha apa atau mengulur – ulur waktu hingga lulus kuliah. Padahal, kalau Anda memang seorang entrepreneur tidak perlu menunggu adanya modal – Anda akan tetap dapat berjualan.

Pada seminar tanggal 6 September 2014 lalu, Dahlan Iskan sempat memberi materi tentang Sukses Yang Bisa Dipercaya.  Menurut Dahlan Iskan, kalau ingin menjadi seorang entrepreneur, lakukan saat itu juga dan mulai dari yang sangat kecil. Jangan menunggu modal,  yang diperlukan hanya kesungguhan yaitu meyakinkan orang lain agar mempercayakan barang mereka kepada Anda. Untuk membuat orang yakin, Anda harus mempertaruhkan sesuatu.

Pak Dahlan memberikan perumpamaan tentang salah satu temannya. Pada awalnya temannya  berjualan satu toples permen. Setelah mendapatkan kepercayaan dari pemilik toko, orang itu berjualan tiga toples permen. Lama – kelamaan setelah mendapat kepercayaan belasan toples, orang itu mulai belajar untuk membuat permen sendiri tapi tetap menjual permen milik orang lain. Ia mencampur permen buatannya dengan jualannya, dan ternyata laku. Mula – mula orang itu hanya membuat satu kilo, dua kilo, dan lama – lama semakin banyak. Akhirnya, orang itu membuka pabrik kecil – kecilan dirumahnya dan dia meminta bantuan para tetanggnya untuk menjadi karyawannya.

Lama – kelamaan pabrik yang dia kelola menjadi besar dan kebutuhan gula yang menjadi bahan utamanya juga membesar. Suatu saat orang itu berpikir, daripada membeli gula di toko yang harganya jauh lebih mahal, lebih baik Ia membeli di pabrik gula. Setelah lama, perusahaannya bertambah besar dan gula yang dibutuhkan semakin membesar, orang itu berpikir kalau cost untuk kirim gula terlalu mahal. Akhirnya, Ia memiliki ide untuk membeli truk lalu dua truk. Lalu, Ia berkerja sama dengan pabrik gula, barang apa yang bisa dikirimkan ke pabrik gula. Akhirnya, saat berangkat dia membawa barang pesanan pabrik gula dan pulangnya Ia membawa gula pesanannya.

Setelah makin besar, akhirnya Ia memiliki 20 truk dan orang itu mulai berpikir kembali tidak sepanjang tahun pabrik gula menggiling. Ia berkerja sama untuk mengangkut kopra. Kopra tersebut Ia kirim ke pabrik minyak. Lama - lama orang itu  kenal sama orang pabrik minyak dan akhirnya Ia membuka pabrik minyak. Begituh terus menerus, orang itu awalnya hanya membuka satu pintu lama kelamaan karena Ia bersungguh – sungguh dan dapat dipercayai oleh orang lain, Ia dapat membuka pintu lainnya.

Seperti perumpamaan tadi, orang itu tidak memiliki modal sama sekali untuk memulai usahanya, Ia hanya memiliki modal kepercayaan dari toko permen. Dia sungguh – sungguh dalam mengerjakan usahanya, maka dia bisa membuat permen sendiri. Orang itu terus bersungguh – sungguh sehingga Ia dapat membuka pintu lainnya, yaitu Ia dapat berdagang gula, usaha angkutan truk, usaha angukutan kelapa, usaha pabrik minyak kelapa. Walaupun, orang itu sudah sukses tapi dia tetap mempertahankan usahanya yang pertama dan itu menAndakan kalau Ia selalu bersungguh – sungguh dalam mengerjakan usahanya.

Pak Dahlan ingin memberitahu kalau ingin mengerjakan sesuatu harus sabar dan fokus, jangan langsung ingin tiba – tiba mendapatkan job besar. Semuanya harus dimulai dari perusahaan yang sangat kecil lalu berkembang menjadi perusahaan besar.