Manfaat Hidup Hemat dan 12 Cara Hidup Hemat

Image (Sam/UCEO)

Image (Sam/UCEO)

UC Onliner yang pernah mengikuti free course Ahok Way pasti pernah mendengar Pak Ahok berkata, “Sebanyak-banyaknya lu punya uang kalau gak bisa hemat ya percuma”. Orang terkaya di Asia Timur, Li Ka-Shing juga menganjurkan semua entrepreneur hendaknya selalu menerapkan hidup hemat. Meski Li Ka-Shing sekarang sudah memiliki kekayaan sekitar USD 31.9 billion, namun ia masih menggunakan jam Seiko yang dibelinya saat muda.  Pada artikel ini akan dijelaskan secara detail tentang konsep hidup hemat, apa saja manfaat, apa saja yang harus dihindari dan yang terutama adalah bagaimana penerapannya pada kehidupan Anda.

Sebenarnya hidup hemat bukan hanya berbicara tentang uang atau bagaimana cara Anda dapat menabung. Menabung hanyalah sebagian kecil dari cara hidup hemat sedangkan hidup berhemat adalah sebuah konsep pemikiran. Konsep yang harus Anda biasakan dan menjadi pola hidup Anda. Dengan pola inilah mereka yang telah menjalankan hidup hemat tidak hanya menjadi lebih sehat dalam keuangan, namun juga lebih sehat dalam jasmani dan berpikiran lebih postif. Tidak ada lagi pemikiran “Lebih besar pasak daripada tiang” jika Anda sudah membiasakan pola hidup hemat ini.

Sebelum membahas tentang bagaimana pola hidup hemat yang benar, Anda harus mengetahui apa saja manfaat yang Anda dapatkan dengan pola hidup hemat. Ada banyak sekali manfaat hidup hemat, namun tujuan paling penting kenapa semua orang harus hidup berhemat adalah agar kita dapat menjalani hidup lebih baik

Manfaat dari Hidup Hemat

Banyak orang setuju bahwa hidup hemat itu baik untuk dilakukan. Sejak di bangku sekolah dan mungkin dalam keluarga, kita sudah diajarkan untuk hidup dengan hemat. Namun apakah Anda sudah menjalankannya dan tahu akan semua manfaat yang disebabkan dengan cara hidup berhemat? Jika Anda sudah tahu dan kemudian menyadari betapa besar manfaat ini maka kami yakin Anda akan dengan sendirinya menanamkan prinsip hidup hemat di keseharian Anda.

Pola hidup hemat akan menjadikan Anda pribadi yang lebih matang dalam berfikir dan lebih berhati-hati dalam bertindak atau mengambil keputusan. Pola hidup hemat akan mengajarkan Anda untuk lebih bijak dalam mengatur serta mengelola keuangan. Tentunya tidak hanya itu, masih banyak lagi manfaat dalam menjalani pola hidup hemat ini hingga kami membagi manfaat hidup hemat ke dalam tiga bagian besar berdasarkan orang yang menerima keuntungannya.

Manfaat untuk pribadi

  • Terbebas dari perasaan khawatir akan masalah keuangan
  • Memiliki dana cadangan untuk membangun masa depan karir Anda
  • Sebagai Modal untuk berwirausaha
  • Memiliki dana pensiun
  • Tidak bergantung pada asuransi kesehatan
  • Cadangan Investasi
  • Sikap hemat menunjukkan pribadi yang lebih bertanggung jawab.
  • Lebih sehat, karena kesempatan makan di luar rumah terkontrol
  • Lebih percaya diri dalam menghadapi masa depan

Manfaat untuk keluarga

  • Memiliki dana untuk berlibur bersama keluarga
  • Jaminan dana pendidikan anak
  • Berjaga-jaga untuk keperluan darurat
  • Menjadi teladan yang baik untuk keluarga

Manfaat untuk lingkungan

  • Menghemat pengeluaran energi
  • Tidak menumpuk barang yang tidak terpakai
  • Menjauhkan diri dari pencurian

Bagaimana Cara Hidup Hemat yang Benar?

Image (Sam/UCEO)

Image (Sam/UCEO)

Jika Anda ingin mengelola masalah keuangan atau finansial Anda menjadi lebih baik, maka Anda perlu menerapkan pola hidup hemat. Menjadi lebih baik disini yang dimaksud adalah keadaan keuangan Anda lebih tertata, sesuai dengan ekspektasi rencana keuangan, serta pengaturan dana investasi keuangan sesuai dengan yang Anda inginkan.

Pola hidup hemat perlu Anda terapkan sejak dini, dapat pula Anda ajarkan kepada anak Anda sejak masih usia belia. Jadi misalnya dengan pola hidup menabung, tidak menghabiskan keseluruhan uang jajan. Hal kecil semacam itu akan membentuk pribadi dan sifat hemat anak Anda secara tidak langsung dan akan terus berlanjut sampai pada saat anak Anda sudah dewasa nanti.

Pola hidup hemat tidak hanya bisa diterapkan pada orang dewasa atau usia yang sudah matang, atau seseorang yang telah memiliki penghasilan saja. Namun bisa juga diterapkan di segala usia, mulai dari usia dini pada anak-anak, usia remaja, kehidupan orang yang yang telah berumah tangga, maupun untuk Anda yang sedang menikmati masa pensiun.

Berikut ada beberapa tips hidup hemat yang dapat Anda terapkan di keseharian Anda dan keluarga Anda:

1. Buat prioritas kebutuhan dan pengeluaran, bedakan mana kebutuhan dan keinginan

Anda perlu menjadwalkan misalnya satu bulan sekali untuk membuat list atau daftar keperluan Anda dalam satu bulan. Pastikan untuk memisahkan antara kebutuhan yang bersifat urgent atau mendesak, kebutuhan yang bersifat kewajiban seperti membayar biaya sekolah anak, biaya kebutuhan operasional bulanan rumah tangga, serta kemudian list kebutuhan yang bersifat sekunder atau rekreasi.

Jadi misalnya Anda per bulan harus membayar cicilan mobil, maka Anda harus menempatkannya dalam urutan prioritas setiap bulannya. Tambahkan lagi dengan tabungan dana pendidikan, kesehatan, asuransi, dana pensiun, dan lain sebagainya.Jika ada telah membuat list kebutuhan primer tersebut, maka selanjutnya Anda bisa mempergunakan uang Anda untuk kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder disini akan banyak sekali macamnya. Misalnya Anda ingin rekreasi, membeli baju, sepatu, mainan untuk anak, dan lain sebagainya.

Kebutuhan sekunder dapat digolongkan ke dalam kebutuhan yang bersifat keinginan. Maksudnya adalah, jika tidak dilakukan atau dilaksanakan tidak akan berimbas atau memberikan dampak yang besar pada keberlangsungan hidup Anda. Sebaliknya jika dilakukan akan memberikan dampak senang, kepuasan diri sendiri, serta aspek psikologis individu lainnya. Maka jika Anda ingin mengelola keuangan Anda serta menerapkan pola hidup hemat, Anda perlu menyusun skala prioritas kebutuhan dan kewajiban Anda serta menyusun list skala kebutuhan sekunder atau keinginan Anda.

2. Pastikan pengeluaran lebih kecil dari pendapatan

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, Anda harus memiliki daftar atau list kebutuhan primer atau kewajiban serta kebutuhan sekunder. Ada baiknya jika Anda menjumlahkan semua pengeluaran-pengeluaran tersebut. Misalnya kebutuhan primer untuk cicilan rumah dan cicilan mobil serta biaya-biaya lain. Kemudian tambahkan dengan budget kebutuhan sekunder Anda yaitu misalnya kebutuhan untuk jalan-jalan dan berbelanja. Usahakan semua total pengeluaran Anda tetap berada di bawah jumlah pendapatan Anda setiap bulannya.

Jangan sampai terjadi jumlah total pengeluaran Anda jauh lebih besar dari pendapatan Anda. Hal ini akan menyebabkan Anda berhutang untuk menutupi kekurangan tersebut. Dan berhutang sangat tidak dianjurkan karena Anda bisa mendapat masalah seperti terlilit hutang, serta beban kewajiban setiap bulannya yang malah akan semakin bertambah.

Dari sisi psikologis, hal ini juga kurang baik untuk Anda. Karena dengan berhutang, akan menimbulkan perasaaan tidak tenang serta cemas dan gelisah. Akan lebih baik bila Anda meminimalisir jumlah hutang dalam kehidupan finansial Anda. Dan akan lebih baik lagi jika Anda tidak perlu berhutang. Yaitu caranya adalah dengan menekan jumlah pengeluaran Anda serta memastikan jumlah pengeluaran tersebut lebih kecil daripada jumlah pendapatan Anda setiap bulannya.

3. Menjaga kesehatan menghemat biaya berobat

Ada pepatah bijak yang mengatakan “Lebih baik mencegah daripada mengobati”. Pepatah tersebut sangat bisa dan lebih dianjurkan untuk Anda jika ingin menghemat pengeluaran Anda. Anda bisa menerapkan pola hidup hemat dengan cara menjaga kesehatan Anda.

Yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kesehatan Anda. Bagaimana caranya? Anda dapat memulai hidup sehat dengan cara pola makan teratur, jenis makanan yang sehat dan bergizi, serta memperbanyak olah raga, bahkan dengan olah raga yang ringan sekalipun. Biasakan pola hidup sehat seperti ini setiap harinya. Hal ini akan sia-sia dan tidak akan berhasil jika Anda melakukannya secara setengah-setengah yaitu  tidak malukannya setiap hari secara kontinyu.

Pola hidup sehat sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan, seperti jangan lupa untuk makan buah serta memperbanyak minum air putih. Dan jika Anda kesulitan untuk berolah raga di gym serta membayar mahal, Anda bisa berolah raga secara murah dengan cara berlari-lari kecil keliling komplek perumahan Anda ataupun bersepeda. Murah dan manfaatnya sama bahkan cenderung lebih baik untuk kesehatan Anda. Atau jika Anda adalah orang dengan jiwa petualang yang besar, Anda bisa mendaki gunung sembari berolah raga Anda juga bisa sekaligus liburan atau jalan-jalan. Jika kita mau menerapkan pola hidup sehat, sebenarnya tidak akan menghabiskan dana Anda dengan jumlah cukup besar.

Mengapa hal tersebut perlu dilakukan? Seperti yang Anda ketahui bahwa biaya untuk berobat tergolong tidak murah atau cukup mahal. Setidaknya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan apabila Anda menerapkan pola hidup sehat. Selain biaya berobat yang mahal, harga obat dan perawatan juga jauh lebih mahal.

Maka dari itu, langkah baiknya bila Anda menarapkan pola hidup sehat. Karena hal itu akan berimbas pada penerapan pola hidup hemat yang ingin Anda terapkan pada hidup Anda.

Image (Tiff/UCEO)

Image (Tiff/UCEO)

4. Belanja secara bijak

Apakah Anda senang berbelanja atau shopping di mall ? Maka Anda harus mulai memprioritaskan apa saja barang atau benda yang ingin Anda beli.

Seringkali jika Anda pergi ke mall atau supermarket, Anda tanpa sadar membeli barang-barang yang sebenarnya pada awalnya tidak ingin Anda beli. Anda tertarik membeli hanya karena barang tersebut unik, limited edition, atau berdasarkan saran atau bujukan dari teman Anda. Maka dari itu Anda membelinya. Hal ini perlu dihindari, terutama jika Anda ingin menerapkan pola hidup hemat.

Usahakan Anda selalu mempunyai tujuan jika ingin pergi ke suatu tempat. Dan ada baiknya jika Anda membuat daftar atau list apa saja jenis barang atau benda yang ingin Anda beli serta jumlah itemnya. Usahakan juga agar total jumlah pengeluran tersebut masih dalam budget yang Anda buat sebelumnya. Jangan sampai melebihi budget berbelanja Anda.

Contoh lain adalah ketika Anda ingin berbelanja kebutuhan rumah tangga di supermarket. Pastikan Anda menulis daftar belanjaan yang harus Anda beli sebelumnya. Dan ketika sampai di supermarket tersebut, beli lah barang hanya sesuai dengan daftar belanjaan Anda. Pastikan juga untuk tidak melebihi budget berbelanja Anda. Tips nya adalah Anda harus lebih bijak dalam membelanjakan uang Anda, bahkan walaupun jika Anda adalah seseorang yang shoppaholic .

5. Boleh menuruti keinginan tapi tetap ada batasnya

Jika Anda telah melaksanakan semua list kebutuhan primer dan kewajiban Anda. Maka Anda dapat memenuhi kebutuhan sekunder atau keinginan Anda. Misalkan Anda ingin berlibur ke luar kota selama libur weekend untuk refreshing dan menghabiskan waktu luang. Anda sebaiknya berlibur dengan perhitungan yang matang, misalnya apa yang ingin Anda lakukan dalam liburan tersebut, apakah berkunjung ke tempat wisata dan mengambil beberapa gambar atau berlibur dengan tujuan berbelanja.

Kedua kebutuhan ini tentu jelas berbeda. Berlibur dengan tujuan menikmati pemandangan tidak akan terlalu banyak menguras uang Anda. Sebaliknya jika tujuannya berbelanja, maka sudah bisa dipastikan Anda harus menyiapkan uang yang cukup bahkan lebih.

Dalam berbelanja, Anda harus mempunyai list, jadi misalnya Anda berbelanja baju untuk tujuan oleh-oleh, maka batasi jumlah baju yang Anda beli sesuai dengan jumlah oleh-oleh yang akan Anda berikan ketika pulang dari berlibur nanti. Anda dianjurkan untuk tidak membeli semua baju hanya karena Anda sedang berada di tempat tersebut, dan oleh-oleh tersebut tidak bisa di beli ditempat lain. Anda harus lebih bijak dalam membelanjakan uang Anda.

Dalam berlibur hendaknya Anda membuat itinerary atau rencana perjalanan yang jelas dan terjadwal. Hal ini bertujuan agar Anda tetap berada dan melakukan tujuan awal Anda serta mencapai gol dari apa yang Anda harapkan dari liburan Anda tersebut.

Saran yang lain adalah jika dalam satu bulan Anda sudah melakukan perjalanan wisata atau liburan, sebaiknya hindari melakukan rencana perjalanan berikutnya dalam satu bulan. Anda sebaiknya tidak terlalu sering berwisata keluar kota dalam waktu satu bulan secara terus menerus. Anda harus memikirkan pengeluaran extra yang harus Anda keluarkan untuk perjalanan-perjalanan tersebut. Kecuali jika perjalanan keluar kota tersebut untuk kepentingan penjalanan dinas, meeting di luar kota, atau untuk keperluan pekerjaan Anda.

6. Mencari fasilitas berlibur murah

Berlibur untuk refreshing dan menghabiskan waktu libur tidak harus dengan perjalanan lama dan mahal. Berlibur tidak perlu harus ke luar kota atau keluar negeri misalnya. Karena esensi utama dari berlibur adalah melepas penat dari rutinitas dan merefresh otak dari pekerjaan sehari-hari.

Jika Anda menginginkan perjalanan keluar kota atau keluar negeri, pastikan untuk tidak terlalu sering melakukannya, namun cukup dilakukan sekali-sekali. Cara lain yang bisa efektif untuk menghemat pengeluaran Anda adalah dengan cara memesan tiket transportasi yang sedang memberikan promo. Saat ini sudah banyak perusahaan maskapai penerbangan yang memberikan promo atau jasa penerbangan murah. Anda bisa memesannya jauh-jauh hari untuk mendapatkan potongan harga yang spesial.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah Anda dapat mengikuti paket tour wisata. Pastikan Anda telah mencari terlebih dahulu biro jasa tour yang murah dan aman namun tetap sesuai dengan rencana perjalanan yang Anda inginkan. Jasa tour lebih murah karena sudah termasuk harga paket seperti transportasi, hotel atau penginapan, makan, dan jasa masuk tempat wisata.

Liburan yang lebih hemat bisa Anda lakukan yaitu tetap dalam kota. Anda mungkin bisa memilih wisata alam yang ada pada kota Anda. Misalnya pergi ke pantai atau pegunungan.

Selain itu, sebenarnya masih banyak tempat berlibur yang lebih murah. Misalkan Anda menjadwalkan untuk pulang ke  rumah keluarga Anda jika Anda adalah seseorang yang yang bekerja di luar kota kelahiran Anda. Manfaat lain selain murah adalah Anda bisa mendapatkan kepuasan batin, kesenangan, perasaan lega bisa berkumpul kembali dengan kehangatan keluarga Anda. Jenis liburan semacam ini tergolong lebih murah namun menyenangkan dan tetap masuk pada esensi penerapan pola hidup hemat.

7. Bawa bekal lebih baik daripada membeli makanan diluar

Jika berlibur, Anda biasanya makan di sekitar tempat wisata. Bisa dikarenakan Anda belum mengenal wilayah lingkungan tempat wisata tersebut dan Anda tidak tahu bisa membeli makanan dimana.

Bisa juga Anda makan di sekitar wilayah tempat wisata karena efisiensi menghemat waktu, yaitu Anda sudah terburu-buru dengan jadwal visiting Anda ke destinasi wisata selanjutnya.

Tips yang bisa dianjurkan untuk menyiasati hal ini adalah Anda dapat membawa bekal makan dari rumah. Tentu sebelumnya dirumah Anda sudah mempersiapkan bekal makan tersebut. Bekal yang Anda bawa tidak perlu yang terlalu ribet dan banyak. Bawalah secukupnya dengan kemasan atau packaging yang se-simple dan seringkas mungkin. Anda dapat menggunakan tempat makan atau lunch box maupun tempat makan yang terbuat dari stereofom.

Manfaat lain yang Anda peroleh jika membawa makanan atau bekal dari rumah selain dapat menghemat pengeluaran Anda, adalah Anda bisa memastikan bahwa makanan yang Anda bawa itu sehat dan bergizi. Tentu saja karena Anda sendiri yang mempersiapkannya. Jika membeli di tempat-tempat wisata Anda tidak akan pernah tahu kadar kebersihan makanan yang dijual, bahan-bahan yang digunakan apakah masih segar atau tidak, kandungan MSG yang ditambahkan, kandungan kolesterol dalam minyak untuk menggoreng makanan, dan lain sebagainya.

Selain menghemat biaya, Anda juga bisa sekaligus menjaga kesehatan tubuh Anda dengan memonitor apa saja makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda. Banyak sekali manfaat yang bisa Anda peroleh dengan teknik sederhana ini.

8. Membeli barang yang punya nilai investasi

Seringkali Anda bingung untuk menyimpan uang Anda. Anda sudah menyimpannya dalam bentuk tabungan jangka panjang maupun deposito, namun Anda merasa belum cukup. Jika Anda merasakan hal ini, mungkin tips berikut akan bermanfaat.

Cobalah untuk berinvestasi. Namun investasi apa yang kiranya akan suskes? CObalah untuk berinvestasi ke dalam sesuatu yang bernilai guna, baik untuk sekarang maupun masa depan.

Misalnya saja investasi ke dalam bentuk lahan atau tanah, rumah, tempat kos-kosan atau kontrakan, dan lain sebagainya. Jika Anda seorang perempuan yang ingin berinvestasi, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk berlian, emas, atau permata. Semua hal-hal tersebut akan tetap bernilai tinggi baik untuk sekarang maupun masa yang akan datang. Jadi Anda tidak akan terlalu rugi jika menyimpannya atau membelinya sekarang.

Investasi dalam bentuk barang yang cepat habis masanya akan merugikan Anda. Misalnya Anda berinvestasi dalam bentuk handphone atau laptop, karena pada dasarnya teknologi akan terus berkembang. Sehingga barang Anda tidak akan mempunyai nilai tinggi pada masa yang akan datang.

Namun tips lain yang bisa diterapkan adalah selalu putar uang Anda dengan cara berbisnis. Bukalah sebuah bisnis. Memang bisnis cendurung memiliki dua sisi yaitu untung dan rugi, namun jika Anda tidak mencobanya selamanya Anda hanya akan takut terhadap resiko kegagalan dan rugi bukan? Padahal kemungkinan Anda untuk makin sukses juga sama besarnya, Anda hanya belum mencobanya saja. Maka dari itu, segera mulailah usaha Anda.

9. Menjaga lingkungan dengan “Go Green"

Pola hidup hemat dapat ditempuh dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menghemat pengeluaran rumah Anda. Bagaimana caranya? Mulailah untuk menerapkan sikap “go green” yaitu dengan cara menghemat listrik maupun menghemat penggunaan air dalam rumah Anda.

Prinsip “go green”, harus Anda terapkan terhadap diri Anda sendiri terlebih dahulu. Sehingga lama-kelamaan sikap tersebut akan menular kepada seluruh penghuni rumah Anda. Dan lambat laun semua orang di rumah Anda akan terbiasa dengan hal tersebut. Sikap “go green” selain menguntungkan Anda dalam hal penghematan sumber daya alam dan pola hidup hemat dalam hal keuangan, cara ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian Anda terhadap bumi dan lingkungan tempat tinggal Anda.

Tidak ada salahnya Anda menerapkan sikap “go green” tersebut. Selain itu, Anda tidak akan pernah rugi dan bahkan justru akan sangat diuntungkan. Contoh hal paling sederhana untuk bertindak “go green” adalah dengan mematikan lampu ketika siang hari maupun pada malam hari ketika sedang tidak digunakan. Lampu-lampu yang menyerap banyak daya, sebaiknya Anda matikan ketika malam. Ketika malam, Anda dapat menyalakan beberapa lampu saja sebagai penerangan. Anda juga dianjurkan untuk mengganti semua bohlam lampu rumah Anda dengan bohlam lampu hemat energi.

Sikap yang sama dapat digunakan untuk penghematan air. Mengapa harus demikian? Air adalah sumber kehidupan. Dengan menghemat air, maka Anda bertindak lebih menyayangi dan menjaga lingkungan tempat tinggal Anda. Pergunakanlah air dengan bijaksana tanpa berlebihan.

10. Jangan meremehkan uang receh

Seringkali ketika Anda berbelanja, Anda mendapatkan kembalian uang dalam bentuk receh. Sehingga Anda kurang respect dan cenderung meremehkan uang tersebut. Seringkali Anda tidak menganggap uang receh itu penting karena nominalnya yang kecil. Anda mungkin lupa, bahwa nominal-nominal uang yang kecil itu jika dijumlahkan tetap akan menjadi nominal yang besar.

Ketika mendapatkan uang receh, Anda cenderung akan menyumbangkannya saja, tidak mengambilnya sebagai kembalian, atau membawanya pulang ke rumah tapi tidak meletakkannya secara benar di suatu tempat. Anda hanya akan menggeletakkannya begitu saja di semabarang tempat sehingga kemungkinan terburuk adalah uang tersebut akan hilang karena Anda tidak ingat pernah meletakkan atau menyimpannya dimana.

Sikap inilah yang perlu Anda perbaiki jika Anda ingin menerapkan pola hidup hemat. Jangan pernah meremehkan uang receh. Jika Anda mendapatkan kembalian berupa uang receh, simpan uang receh tersebut dalam tempat atau wadah khusus untuk uang receh. Bisa Anda simpan ke dalam celengan atau wadah toples, serta letakkan di tempat yang bisa atau mudah Anda jangkau. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda menyimpannya serta meminimalisir keadaan dimana Anda seringkali lupa meletakkan uang receh tersebut.

Jika uang receh Anda sudah terkumpul amat banyak, pilihan yang mungkin dilakukan adalah menukarkan uang receh Anda tersebut ke Bank, untuk ditukar dengan uang kertas dengan nominal yang lebih besar kemudian Anda bisa menyimpannya sebagai bentuk investasi atau tabungan.

11. Tidak terpengaruh pergaulan sosial yang boros / mewah

Jika Anda adalah seorang ibu rumah tangga atau remaja perempuan yang sangat suka bergaul dan masuk dalam komunitas-komunitas tertentu atau sebuah perkumpulan, ada baiknya Anda memilah dan memilih terlebih dahulu komunitas apa yang terbaik bagi Anda sebelum benar-benar masuk ke dalamnya. Komunitas terbaik yang dimaksud adalah dalam hal komunitas yang paling banyak memberikan manfaat pada Anda serta tidak merugikan Anda.

Sering Anda menjumpai komunitas kaum sosialita yang mewah dan glamour. Kadangkala Anda ingin sekali masuk di dalamnya karena terkesan cukup mewah dan mahal. Tapi sebelum itu, Anda harus tahu terlebih dahulu bagaimana kemampuan finansial Anda. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Anda harus benar-benar memikirkan terlebih dahulu, pergaulan sosial apakah yang benar-benar Anda inginkan, sesuai dengan minat Anda, serta memberikan banyak manfaat terhadap Anda dan kehidupan Anda, jangan sebaliknya. Jika Anda ingin menerapkan pola hidup hemat, Anda harus memikirkan ulang secara masak-masak pergaulan apa yang ingin Anda ikuti. Pilih yang paling sesuai dengan minat Anda serta bermanfaat. Misalnya Anda hobi menggambar dan mendesain, mengapa tidak mencoba mengikuti kursus menjahit dan membuat baju? Siapa tahu Anda bisa menjadi fashion designer. Hal ini sangat mungkin terjadi. Dan jauh lebih baik daripada Anda memilih untuk masuk ke dalam pergaulan sosialita yang lebih boros dalam penggunaan uang serta bermewah-mewah.

Image (Sam/UCEO)

Image (Sam/UCEO)

11. Disiplin menabung. Gunakan auto debet

Jika Anda menabung ke sebuah akun di bank, Anda pasti mengkhawatirkan bahwa Anda tetap akan bisa mengambil dana yang telah Anda tabungkan tersebut sewaktu-waktu. Hal ini terjadi karena misalnya Anda sedang terdesak atas suatu kebutuhan tertentu dan Anda tidak memiliki dana simpanan atau tambahan lain, serta Anda menghindari hutang. Maka yang Anda lakukan adalah mengambil dana dari tabungan Anda. Sehingga tujuan awal Anda menabung menjadi gagal karena dana akan terus tersedot walaupun Anda sebenarnya tidak menginginkannya.

Solusinya adalah saat ini telah banyak jasa perbankan yang menawarkan jasa tabungan jangka panjang atau deposito, serta jasa auto debet. Auto debet adalah layanan yang membantu Anda untuk melakukan pembayaran berbagai tagihan rutin setiap bulannya. Tagihan tersebut misalnya adalah tagihan air, listrik, telephone, handphone, kartu kredit, serta tagihan lainnya secara otomatis setiap bulannya sehingga Anda terhindar dari tunggakan tagihan pembayaran.

Selain dari program layanan bank tersebut, sikap yang perlu Anda terapkan pada diri sendiri adalah prinsip dan keyakinan untuk terus menabung. Menabung tidak akan pernah merugikan Anda, bahkan sebaliknya akan selalu menguntungkan Anda di kemudian hari. Lebih berdisipinlah dalam menabung. Menabung tidak perlu langsung dalam jumlah yang besar, namun menabung harus dilakukan secara rutin sedikit demi sedkit dan secara terus-menerus.

12. Mulai sejak dini, tularkan juga pada sekitar Anda

Kebiasaan-kebiasaan tersebut diatas harus mulai Anda terapkan dan biasakan pada diri Anda mulai dari sekarang. Akan lebih baik jika Anda memulainya sejak dini. Sikap Anda ini secara tidak langsung akan menular kepada orang lain, mulai dari keluarga serta lingkungan tempat tinggal Anda.

Biasakan juga pola hidup hemat pada anak Anda sejak kecil. Karena pola hidup hemat tidak akan merugikan Anda bahkan justru akan sangat menguntungkan Anda. Baik dalam hal pengelolaan uang, menyimpanan uang, dana investasi dan tabungan. Pola hidup hemat juga akan berdampak baik bagi lingkungan Anda. Lingkungan rumah, lingkungan tempat tinggal, lingkunga kerja, dan lain sebagainya.

Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari atau di masa yang akan datang. Jadi alangkah baiknya jika Anda menerapkan pola hidup hemat. Banyak cara yang masih bisa dilakukan untuk menerapkan pola hidup hemat selain poin-poin diatas. Antara lain adalah dengan cara tidak berhutang, serta menggunakan sarana transportasi umum atau berkendara menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk mencapai tempat tujuan. Pola hidup hemat akan mengajarkan sikap empati serta selalu bersyukur. Dan untuk itu, Anda perlu bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal, jangan hanya mengandalkan orang lain semata.

Bedakan Hemat dengan Kikir

Seringkali Anda bingung membedakan antara hemat dengan kikir atau pelit. Padahal ada perbedaan yang sangat besar pada dua pengertian kata tersebut. Jika Anda ingin menerapkan pola hidup hemat, terlebih dahulu Anda harus memahami konsep hemat dan kikir. Jangan sampai Anda salah pemahaman yang berdampak pada kesalahan penerapan pola hidup hemat yang Anda coba terapkan.

Hemat adalah lebih perhatian dan perhitungan terhadap pengeluaran dan pengelolaan uang Anda. Anda lebih mempertimbangkan suatu hal tersebut bersifat kebutuhan atau kah hanya keinginan. Anda lebih bisa memprioritaskan pengeluaran uang untuk hal-hal yang dirasa perlu untuk kewajiban dan bersifat urgent. Anda lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang Anda dan menimbang apakah memberikan manfaat yang baik atau tidak. Hemat mengajarkan untuk menggunakan uang sesuai dengan kemampuan Anda untuk tujuan memenuhi kebutuhan hidup.

Sedangkan kikir adalah sifat dan sikap yang terlalu pelit. Anda menyamaratakan semua kebutuhan. Anda menganggap semuanya tidak penting sehingga Anda ragu untuk mengeluarkan uang Anda untuk kebutuhan tertentu. Anda tidak bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan. Di mata Anda, Anda hanya terlalu sayang dan takut untuk mengeluarkan uang Anda. Bisa juga berdampak Anda terlalu takut untuk menginvestasikan uang Anda dan beranggapan untuk tetap menyimpan semua uang Anda tersebut. Sifat dan sikap pelit lebih memikirkan sikap terlalu perhitungan atas setiap pengeluaran daripada melihat manfaat yang didapat saat memang perlu untuk membeli. Kembali lagi ada pepatah bijak yang mengatakan segala sesuatu yang bersifat terlalu berlebihan adalah hal yang tidak baik.

Pola Pikir yang Harus Dihindari

1. Tidak mau bersedekah

Menerapkan pola hidup hemat bukan berarti Anda menolak atau menekan pengeluaran untuk bersedekah. Di dalam ajaran agama manapun, Anda pasti selalu diajarkan untuk bersedekah berapapun nominalnya. Walaupun tidak besar, namun keikhlasan saat memberikan sedekah akan memberikan manfaat yang lebih besar pada Anda. Keyakinan bahwa dengan bersedekah akan membuat Anda jatuh miskin adalah anggapan yang salah. Justru sebaliknya, dengan bersedekah akan semakin memperkaya Anda, baik dari segi finansial maupun rohani dan psikologis.

2. Saya akan memulainya nanti

Jangan pernah menunda untuk melakukan suatu hal yang baik dan bermanfaat. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada Anda di kemudian hari, maka dari itu mulailah segera dari sekarang untuk memulai pola hidup berhemat. Terkadang “nanti” akan berakibat berubah menjadi “tidak sama sekali”. Maka dari itu, segera mulailah dari sekarang, jangan menundanya lagi. Semakin cepat Anda memulai nya, maka semakin banyak pula manfaat yang Anda peroleh di saat Anda telah memulainya.

3. Uang saya masih banyak

Anda berfikiran bahwa harta kekayaan dan uang Anda saat ini cukup banyak, jadi Anda berfikir untuk apa menerapkan pola hidup hemat. Pemikiran tersebut adalah sangat keliru. Yang perlu Anda ingat adalah roda kehidupan akan terus berputar. Saat ini mungkin Anda berada di atas, namun bukan tidak mungkin suatu saat Anda akan berada di bawah.

Tidak ada ruginya menerapkan pola hidup hemat. Dengan hemat, Anda akan menunjukkan sikap yang lebih bijaksana, bertanggung jawab, lebih terlihat percaya diri, dan memiliki prinsip hidup yang rasional serta terhindar dari masalah keuangan. Selain itu, Anda juga akan memiliki hidup yang lebih teratur dan bahagia.

4. Saya masih punya warisan dan keluarga saya kaya

Jika Anda mengandalkan harta warisan dari leluhur Anda, maka hal tersebut tidak akan menjadikan Anda sebagai seseorang yang pekerja keras. Justru akan membuat Anda tidak memiliki kemampuan menjalankan bisnis dan mencari uang. Harta warisan suatu saat akan habis. Dan ketika habis dan Anda tidak memiliki satupun keahlian menghasilkan uang, maka Anda akan bangkrut dan jatuh miskin serta sulit untuk bangkit.

Menerapkan pola hidup hemat juga mengajarkan Anda untuk menyimpan aset dan investasi berharga dalam berbagai bentuk benda atau barang yang lebih bernilai guna. Yaitu seperti investasi dalam bentuk tabungan, rumah, perhiasan, tanah, dan lain sebagainya.

5. Sulit menolak ajakan teman berfoya-foya

Jika Anda memiliki sifat “tidak enakan” atau sungkan terhadap orang lain, maka Anda perlu belajar untuk mengendalikannya. Karena suatu ketika, Anda bisa saja dihadapkan pada situasi dimana Anda harus bisa mengatakan “tidak” atau menolak ajakan teman yang sekiranya hanya akan merugikan Anda.

Misalnya ajakan untuk hidup bermewah-mewah, padahal situasi keuangan dan finansial Anda kurang mendukung. Anda harus memiliki sikap dan sifat yang lebih selektif dalam memilih pertemanan maupun perkumpulan.

Pilihlah teman dan perkumpulan yang akan membawa Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Serta lebih bisa mendatangkan manfaat dan kebaikan terhadap diri Anda.

6. Saya sudah hemat tapi kok nggak kaya-kaya

Sikap pola hidup hemat memang bagus, bermanfaat serta sangat dianjurkan. Namun jika Anda hanya mengandalkan sikap hemat agar menjadi kaya atau cepat kaya dan memiliki banyak uang, maka Anda keliru. Pola hidup hemat akan menuntun Anda untuk lebih bisa mengatur keuangan Anda, terhindar dari keinginan untuk berhutang, serta lebih baik dalam mengelola keuangan Anda. Pola hidup hemat akan memastikan pengeluaran Anda tidak akan lebih besar daripada pemasukan Anda.

Jika Anda ingin kaya, maka pola hidup hemat harus Anda sisipi dengan sikap bekerja keras serta mampu menginvestasikan uang Anda dengan baik. Melalui jalan bisnis misalnya. Anda harus pintar mengelola investasi Anda ke dalam bentuk investasi yang lain. Namun perlu Anda ingat bahwa semua usaha tidak ada yang instan. Semua memerlukan proses yang panjang. Anda harus lebih ulet dan sabar dalam berbisnis. Jangan melupakan pula bahwa bisnis tidak selalu akan sukses, resiko kendala berbisnis serta kegagalan juga pasti ada. Semua itu tergantung bagaimana Anda menghadapinya, menyikapinya, serta menyelesaikannya.

Image (Sam/UCEO)

Image (Sam/UCEO)


Mitos yang salah tentang Hidup Hemat

1. "Hemat itu mental orang miskin"

Anggapan yang sangat keliru mengenai pola hidup hemat. Justru banyak orang hebat dan kaya yang sudah sejak dahulu menerapkan pola hidup hemat. Berhemat tidak menjelaskan atau mencerminkan bahwa Anda miskin. Justru Anda pintar, karena mampu mengatur pengelolaan keuangan Anda. Anda harus bangga jika telah berhasil menerapkan pola hidup hemat. Sikap hemat tidak akan menunjukkan Anda sebagai seseorang yang miskin dan berakibat menjatuhkan gengsi Anda. Bersikap hemat akan menonjolkan kepribadian Anda yang sesungguhnya, karena Anda pola hidup hemat akan membentuk Anda bersikap sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Anda juga akan lebih bijaksana.

2. "Karena berhemat, hidup saya jadi sengsara"

Dengan berhemat, maka hidup Anda akan menjadi sengsara. Hal ini merupakan asumsi yang salah. Tidak ada resiko menjadi sengsara dan miskin bila Anda menerapkan pola hidup hemat. Justru akan banyak sekali manfaat yang Anda peroleh. Berhemat menjadikan Anda pribadi yang lebih bisa menghargai orang lain, mandiri, dan berempati. Sikap hemat tidak akan menjadikan Anda sengsara karena hemat adalah sesuatu yang tidak akan merugikan Anda.

3. "Membeli mobil bagus adalah investasi"

Anda harus mempertimbangkan bahwa mobil juga mempunyai waktu kadaluarsa mesin atau tahun mesin. Artinya setelah beberapa waktu tertentu, mobil mewah tersebut tidak akan bisa digunakan lagi. Karena mesinnya sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan lagi kecuali diganti dengan yang baru. Selain itu investasi dalam bentuk mobil mewah tidak dianjurkan karena kemajuan zaman serta teknologi. Mungkin saat ini mobil tersebut tergolong mobil mewah, namun apakah Anda bisa menjamin bahwa mungkin 30 tahun lagi mobil tersebut tetap dikategorisasikan sebagai mobil mewah?

4. "Buat apa hemat kalau nggak akan dibawa mati"

Anda jangan pernah melupakan anak anak cucu Anda kelak. Selain untuk kebaikan penerus keluarga Anda, sikap hemat tidak saja akan memberikan manfaat finansial kepada anak cucu Anda. Justru ilmu yang akan didapat jika Anda menerapkan dan mengajarkan pola hidup hemat sejak kecil. Kebiasaan tersebut akan selalu tertanam dan terus berlanjut dalam benak pikiran serta segala aktifitas dan tindakan penerus Anda.

5. "Orang hemat itu gak bisa punya banyak teman"

Pertemanan sebaiknya tidak ditentukan dan dilandaskan atas dasar uang semata. Jika pertemanan Anda hanya berdasarkan uang, bukan tidak mungkin suatu saat Anda akan ditinggalkan teman-teman Anda ketika Anda sudah tidak memiliki uang lagi. Lebih selektif lah dalam memilih teman, teman yang benar-benar baik dan bisa menjadi teman Anda adalah teman yang bisa diandalkan. Teman yang tidak akan mengkhianati Anda, meninggalkan Anda ketika kesusahan, atau bahkan dapat membantu Anda disaat Anda mendapatkan atau mengalami kesulitan atau masalah. Lebih baik memiliki sedikit teman namun semua teman tersebut loyal dan dapat membantu Anda, daripada memiliki banyak teman namun jenis teman yang hanya akan datang ketika ada uang dan pergi ketika uang Anda sudah habis.

KULIAH GRATIS "BISNIS MODEL KANVAS"

Memiliki usaha sendiri yang sukses tentunya merupakan hal yang diidamkan oleh banyak orang. Sayangnya membuat suatu usaha menjadi sukses bukanlah hal yang mudah. Banyak aspek dalam sebuah bisnis yang perlu direncanakan dengan baik dan secara terperinci sehingga terbentuk model bisnis yang menjanjikan keuntungan.

Dengan mengikuti pembelajaran mengenai BMC ini, diharapkan UC-Onliners dapat memahami kegunaan model bisnis yang baik, bagaimanakah cara membuatnya, serta dapat mempraktekkan secara langsung untuk digunakan dalam menjalankan bisnisnya.