Peluang Usaha Sampingan untuk Guru

(Image: Heidy/UC)

(Image: Heidy/UC)

Guru adalah sosok yang berjasa bagi dunia pendidikan dan pengetahuan. Seperti yang kita ketahui dengan baik, jasa-jasa guru sangat besar, yaitu telah mendidik, memberikan ilmu pengetahuan dan budi pekerti, serta mengajari hal-hal penting terkait pendidikan mulai dari tingkat paling dasar sampai tingkat tertinggi. Peran guru sangat banyak di samping peran utama orang tua dalam mendidik dan memberikan ilmu pengetahuan sehingga sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa membalas jasa-jasa guru dengan sebaik-baiknya. Namun tahukah Anda, dibalik jasa besar seorang guru terdapat beberapa masalah yang sangat mendasar?

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh seorang guru adalah peran guru yang mulia tidak sesuai imbalan. Seringkali gaji yang diperoleh oleh seorang guru non-PNS atau biasa disebut sebagai Guru Honorer sangat tidak sesuai dengan pekerjaan yang dijalani. Selain guru honorer, sebagai guru tetap pun sebagian besar masih mengalami keadaan jauh dari kata cukup atau pantas terkait dengan gaji atau imbalan sebagai seorang guru. Pada intinya adalah gaji guru sebagai pegawai tetap dan guru honorer kurang memadai. Masalah yang seringkali dihadapi oleh guru honorer adalah selain gaji pokok yang kecil, sebagian besar guru honorer juga tidak mendapat uang tunjangan yang memadai. Sehingga pendapatan hanya terbatas hanya pada gaji pokok saja ,dimana gaji pokok tersebut jumlahnya masih jauh dari kata layak atau cukup serta sangat tidak sesuai dengan profesi sebagai guru yang dijalani.

Pada saat ini, total jumlah guru SD di seluruh Indonesia amat banyak mengingat pada saat ini telah banyak orang yang mengambil jalur atau jurusan pendidikan sebagai jenjang menjadi seorang guru. Dari seluruh jumlah guru di Indonesia, 30% adalah guru honorer. Rendahnya tingkat kesejahteraan di Indonesia yang mengakibatkan kemiskinan, membuat sebagian besar orang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Sehingga tidak sedikit orang yang mau menjadi guru honorer walaupun dengan gaji yang sedikit dan minim.

Perlu kita ketahui bahwa seorang guru honorer tidak mendapat uang tunjangan sehingga gaji yang diperoleh sangat kecil. Maka dari itu, karena alasan tersebut biasanya guru honorer mengikuti tahapan test atau seleksi agar bisa diangkat menjadi guru tetap. Namun syarat untuk menjadi guru harus ikut sertifikasi guru honorer, dimana hal tersebut sedikit sulit untuk dilakukan karena banyaknya syarat yang harus dipenuhi serta seleksi yang ketat dari pemerintah. Terdapat data yang menunjukkan bahwa gaji minimal guru tidak tetap pada tahun 2014 hanya 2 juta.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa solusi atau jalan keluar untuk mengatasi minimnya gaji yang diperoleh baik guru tetap maupun guru honorer. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah memiliki usaha sampingan. Dengan memiliki usaha atau bisnis sampingan, secara otomatis akan membantu menambah pemasukan finansial seseorang. Melalui artikel berikut ini, akan dibahas mengenai beberapa jenis usaha sampingan yang bisa dan memungkinkan dilakukan oleh seorang guru. Serta ulasan mengapa seorang guru dapat menjalankan usaha sampingan serta seberapa besar peluang kesempatan memiliki usaha tersebut dqpat dilakukan.

Guru memiliki peluang lebih besar dalam membangun usaha

Seorang guru memiliki lebih banyak kesempatan untuk memiliki bisnis sendiri atau usaha sampingan selain pekerjaan utama sebagai guru. Banyak faktor yang bisa mendukung teori tersebut dan sudah banyak yang membuktikan pula. Bekerja sebagai guru adalah jenis pekerjaan yang mulia dan berjasa sangat besar. Namun karena gaji yang kecil, tidak jarang ada kemungkinan seseorang akan melakukan tindakan negatif, dan jalan pintas demi mendapatkan tambahan penghasilan. Salah satu cara negatif adalah dengan cara korupsi. Korupsi adalah tindak kejahatan kriminal yang sangat merugikan, baik bagi diri sendiri, orang lain, keluarga, lingkungan, dan negara. Maka dari itu, daripada menggunakan cara negatif seperti korupsi untuk mendapatkan uang, akan sangat lebih baik apabila menggunakan kesempatan untuk membuka bisnis atau usaha sampingan selain pekerjaan utama. Namun mengapa menjadi seorang guru memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mempunyai usaha sampingan? Berikut alasan kenapa guru memiliki peluang lebih besar untuk memiliki dan menjalankan usaha atau bisnis sampingan :

(Image: Reiza/UC)

(Image: Reiza/UC)

1. Waktu Luang Lebih Banyak

Seperti yang kita ketahui, seorang guru memiliki waktu luang lebih banyak dari pekerja swasta pada umumnya. Hal inilah yang menjadi keuntungan dan sisi positif menjadi seorang guru. Guru selalu menghabiskan waktu di sekolah untuk mengajar mulai dari pagi hari sampai siang hari waktu murid-murid pulang sekolah. Selain itu seorang guru bekerja 5 hari seminggu dan jika dihitung jumlah jam per harinya adalah sebanyak rata-rata 7,5 jam sehari. Dengan alasan tersebut, seorang guru masih memiliki banyak waktu luang sehabis bekerja, dan dapat dimanfaatkan untuk membuka atau memiliki bisnis sampingan yang baru.

2. Punya Semangat untuk Selalu Belajar

Seorang guru pastilah memiliki ilmu pengetahuan yang luas. Selain karena dasar ilmu yang dimiliki, seorang guru juga terbiasa mengasah kembali ingatan, kemampuan, dan wawasannya dengan cara memberikan pengajaran kepada murid-murid di sekolah. Seorang guru terbiasa memperluas wawasan dengan cara selalu menambah bahan bacaan baru setiap harinya. Ditambah dengan fakta bahwa seorang guru dasarnya sudah meiliki ilmu dan pengetahuan uang luas. Semangat yang dimiliki oleh seorang guru untuk selalu menambah cakupan wawasan dan pengetahuannya serta kegigihan untuk selalu belajar, membuat seorang guru ideal dan cocok untuk menjadi pelaku bisnis atau seorang entrepreneur yang memiliki usaha sampingan. Karena seorang seorang entrepreneur harus memiliki sikap mau belajar dan memiliki pengetahuan yang luas.

3. Target Pasar Dapat Ditujukan ke Lingkungan Sekolah

Faktor lain yang bisa dikatakan sebagai sebuah keuntungan bagi seorang guru yang memiliki usaha sampingan adalah telah memiliki target pasar tersendiri, yaitu murid-murid di sekolah. Ketika seorang guru berada di sekolah, guru tidak hanya dapat memberikan pengajaran kepada murid-murid, namun juga dapat menempatkan murid sebagai target pasar untuk pangsa pasar produk bisnis sampingan tersebut. Jika di lingkungan sekolah dan berhubungan dengan murid, mungkin Anda dapat menjalankan usaha di bidang kuliner, peralatan untuk sekolah, dan lain sebagainya.

4. Koneksi / Kerjasama dengan Guru lain Sangat Memungkinkan

Guru memiliki peluang lebih besar untuk menjalankan bisnis sampingan karena salah satu keuntungan lainnya adalah seorang guru pasti memiliki koneksi atau relasi antar guru. Dengan begitu, kemungkinan kerjasama bisnis dengan guru yang lainnya lebih dimungkinkan. Jika Anda masih ragu atau kurang modal, mungkin bisa dengan sistem partner dengan sesama guru di sekolah. Kerjasama bisnis akan sangat menguntungkan dan membantu Anda dalam memulai suatu usaha, karena dukungan dan bantuan selalu dibutuhkan untuk tahap start up.

Jenis Usaha Sampingan untuk Guru

Berikut akan dijelaskan beberapa jenis-jenis usaha sampingan yang dapat dijalankan oleh seorang guru :

1. Bisnis Bimbel dan Les Private

(Image:Novi,Reny/UCEO)

(Image:Novi,Reny/UCEO)

Seorang guru akan selalu identik dengan dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Tidak ada salahnya jika Anda membuka suatu tempat les dan bimbingan belajar di luar jam sekolah bagi murid-murid yang menginginkan tambahan jam belajar dan pendidikan. Anda juga dapat menawarkan kepada murid untuk memberikan les private. Biasanya murid-murid akan mencari tambahan ilmu selain dari sekolah, dan terlebih lagi jika telah mendekati waktu-waktu ujian sekolah, ujian akhir, atau ujian nasional. Bimbingan belajar atau les private dapat dilakukan dirumah Anda sendiri, sehingga tidak memerlukan modal apapun untuk memulai usaha sampingan ini.

2. Titip Jualan di Koperasi Sekolah

Jika Anda memiliki hobi-hobi tertentu, Anda dapat mengubah hobi Anda tersebut menjadi produk yang bernilai jual. Dan untuk pemasarannya, Anda dapat memanfaatkan fasilitas sekolah, yaitu melakukan kerjasama dengan koperasi sekolah untuk menitipkan produk jualan Anda tersebut. Dengan begitu Anda tidak perlu memikirkan tentang sewa tempat untuk jualan dan karyawan. Anda hanya perlu menitipkan produk Anda, kemudian di akhir jam sekolah, Anda dapat mengambil keuntungan penjualan per harinya. Anda dapat menitipkan produk-produk di koperasi sesuai dari hobi dan jenis usaha apa yang Anda minati.

3. Buka Usaha Kuliner di Sekolah

Seorang guru juga dapat merangkap sebagai pebisnis. Anda dapat mencoba membuka usaha kuliner dan makanan di sekolah. Tidak hanya makanan pokok, Anda dapat menjual makanan-makanan kecil seperti snack, minuman dan semacamnya. Karena untuk target pasar, Anda tidak perlu khawatir karena target pasar sudah jelas yaitu murid-murid dan seluruh orang yang melakukan aktifitas di sekolah tersebut.  

4. Menjadi Penulis Buku

Memiliki waktu luang berarti bisa lebih banyak memiliki kesempatan untuk menyalurkan hobi. Salah satu hobi yang dapat dijalani adalah menulis buku. Pergunakan waktu luang Anda secara bijaksana dan bermanfaat. Anda dapat menulis buku tentang ilmu pengetahuan yang telah Anda pelajari, atau mungkin novel, cerita pendek, menulis di blog, dan lain sebagainya. Tentu Anda tidak lupa, bagaimana menyenangkannya apabila dapat merubah hobi menjadi sesuatu yang menghasilkan pendapatan finansial bagi Anda.

5. Usaha Kerajinan Tangan

Hobi tidak terbatas pada menulis, masih banyak hobi yang lain seperti membaca, fotografi, menjahit, olahraga dan bahkan melakukan kerajinan tangan. Dengan waktu luang yang dimiliki oleh seorang guru, dapat dimanfaatkan untuk melakukan hobi seperti kerajinan tangan. Hasil dari kerajinan tangan sangat beragam, semua tergantung dari ide dan inovasi yang Anda miliki untuk membuat dan menghasilkan barang tersebut.

6. Usaha Pakaian Sekolah

Menjadi seorang guru tentu identik dengan dunia pendidikan dan sekolah. Jika Anda dapat melihat peluang dari kacamata seorang entrepreneur, maka Anda dapat menemukan jenis usaha apa yang cocok untuk dilakukan di lingkungan sekolah. Selain kuliner seperti snack, makanan dan minuman, Anda mungkin dapat mulai memikirkan mengenai jenis usaha pakaian seragam sekolah. Usaha pakaian seragam sekolah sangat beragam, Anda juga dapat menjual barang-barang lain sebagai pendukung seragam sekolah seperti topi, dasi, ikat pinggang, kaus kaki, dan lain sebagainya.

7. Bisnis Online

Seorang guru yang dapat menjalankan bisnis sampingan karena memiliki waktu luang tentu sangat menyenangkan. Cara lain yang dapat dilakukan untuk memasarkan atau memarketingkan suatu produk adalah dengan sistem jualan online. Selain itu, jualan online mempunyai cakupan yang sangat luas, baik bagi pemasaran, pembeli, maupun produk yang ditawarkan. Anda dapat memasarkan produk apapun melalui media jejaring sosial. Selain itu, memiliki banyak waktu luang tentu menguntungkan bagi Anda. Karena Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk memanage produk dan akun Anda, serta melakukan riset pasar apa yang disukai masyarakat, dan lain sebagainya. Bisnis online tidak hanya terbatas pada produk, di sistem online Anda dapat memanfaatkan kesempatan sebanyak-banyak dan seluas-luasnya. Seperti misalnya jika Anda hobi menulis, Anda dapat membuat blog dan menjadi seorang blogger atau penulis freelance ditengah waktu luang yang Anda miliki sebagai seorang guru.

Tips Usaha Sampingan untuk Guru

usaha sampingan guru 4

Banyak media pembelajaran yang dapat Anda gunakan untuk memberikan tambahan wawasan maupun inspirasi untuk melakukan bisnis. Menjadi guru yang memiliki banyak waktu luang juga memungkinkan Anda untuk menambah jam atau waktu belajar. Saat ini belajar tidak harus sulit dan membutuhkan waktu lama. Telah banyak kuliah-kuliah atau pembelajaran online yang ditawarkan. Salah satu pembelajaran online jarak jauh yang bisa dipelajari secara gratis adalah kuliah online dari Universitas Ciputra Entrepreneurship Online (UCEO). UCEO telah menawarkan banyak jenis pembelajaran online, Anda dapat memilih pembelajaran mana yang ingin diikuti dan sesuai bisnis yang Anda minati. Salah satu kuliah yang ditawarkan dan baru dibuka oleh UCEO berjudul “Berburu Peluang Usaha”. Melalui tips kuliah dari UCEO “Berburu Peluang Usaha” Anda akan mendapatkan bekal ilmu entrepreneurship yang sangat bermanfaat untuk membuka dan menjalankan bisnis maupun usaha sampingan. Beberapa pembelajaran yang disampaikan dalam kuliah “Berburu Peluang Usaha” memiliki beberapa poin utama sebagai berikut :

1. “Mulailah dari passion”

Mulailah segala sesuatunya berdasarkan passion yang Anda miliki. Kan sangat menyenangkan apabila melakukan suatu pekerjaan yang menghasilkan uang, dan pekerjaan tersebut merupakan suatu hal yang sangat Anda senangi atau minati. Anda tidak akan merasakan capek bekerja, malas, dan bosan. Justru Anda akan merasa sangat termotivasi, bersemangat, dan tidak merasa capek saat menjalankannya. Kalau Anda melihat dunia dari kacamata passion Anda, maka Anda akan melihat peluang-peluang yang tidak dilihat oleh orang lain.

2. “Jadilah Perpustakaan Berjalan"

Anda harus mampu menjadi orang yang paling banyak tahu mengenai passion tersebut. Jika Anda sangat passion terhadap suatu hal, maka secara otomatis Anda akan tertarik tentang segala hal terkait passion Anda tersebut. Anda akan berusaha mendapatkan sebanyak-banyaknya informasi tambahan sebagai penunjang hal yang Anda ketahui mengenai passion tersebut. Jadi jika seseorang bertanya kepada Anda suatu hal tentang passion Anda, maka Anda akan bisa menjawabnya dengan mudah, Anda akan selalu tahu jawabannya. Karena sebelumnya Anda selalu mencari tahu dan mencari tahu lagi. Manfaatnya adalah pengetahuan Anda akan sangat luas dan banyak terkait dengan passion Anda tersebut.

3. Cari Pengetahuan akan Besar dan Perilaku Pasar

Mencari tahu mengenai segala sesuatu terkait passion Anda, tidak terlepas dari informasi atau pengetahuan mengenai pasar, pangsa pasar, target pasar, serta pelanggan. Anda harus mengerti apa yang terjadi di pasar, siapa pelanggan Anda, dan bagaimana Anda ini dilayani. Anda harus melakukan riset dan survey pasar serta pelanggan. Semakin banyak Anda tahu mengenai hal-hal tersebut, maka Anda akan lebih siap menghadapi kendala dan merencanakan rencana serta pencapaian yang terbaik bagi bisnis sampingan Anda.

Kuliah Online Gratis UCEO: Berburu Peluang Usaha 

Ketika kita hendak memulai usaha bisnis darimana kita terlebih dahulu memulainya? DR (HC). Ir.Ciputra pernah berkata “lebih baik kita bertengkar selama masa perencanaan daripada bertengkar selama masa pelaksanaan” dengan kata lain tuntaskan sebanyak mungkin pertanyaan dan permasalahan usaha bisnis sebelum usaha tersebut dilakukan. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah "Berburu Peluang Usaha" dan UCEO telah mempersiapkan pembelajaran ini secara gratis untuk siapapun Anda dan dimanapun Anda berada.